Politikus Golkar, Andi Sinulingga menyoroti bakal calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo yang membagikan sebanyak 2024 bungkus nasi krawu ke ribuan warga Gresik pada Minggu (16/7).
Hal itu ditanggapi Andi Sinulingga melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, loyalis Anies Baswedan itu menyinggung soal kesulitasn dalam membawa gagasan dan harapan ke rakyat dari sosok yang diusung jadi Capres 2024 di Pilpres.
Karena kesulitan itu, Andi Sinulingga menilai bahwa yang dibawa ke rakyat ialah berupa sembako hingga nasi bungkus.
"Jika sulit bawa gagasan dan harapan ke rakyat, maka bawalah sembako, atau nasi bungkus.," ujar Andi Sinulingga dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @AndiSinulingga, Selasa (18/7).
Andi Sinulingga pun menyebut bahwa seseorang yang usai membagikan sembako atau dalam hal ini Ganjar Pranowo sehabis membagikan nasi bungkus pada rakyat, akan meminta agar memilihnya dalam kontestasi politik mendatang.
"Abis itu tinggal pidato bilang 'pilih saya ya'," imbuh Andi Sinulingga.
Sementara itu, diketahui bahwa usai Ganjar Pranowo membagikan nasi bungkus itu, warga tumpah ruah bersama- sama makan nasi krawu didampingi sejumlah caleg dari DPR RI, DPRD Provinsi, dan Kabupaten, termasuk Ketua DPC PDIP Gresik Mujid Riduan.
Dilansir dari salah satu stasiun TV swasta, tampak ssejak pagi di hari itu, ribuan masyarakat rela menunggu kedatangan Ganjar Pranowo Capres PDIP di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos).
Antusias masyarakat yang ingin melihat secara langsung capres impian mereka itu sangat tinggi. Pasalnya, juga ada ribuan bungkus nasi krawu setinggi 4 meter yang menjadi daya tarik tersendiri.
Dalam kegiatan kali ini ribuan nasi krawu yang dibungkus dengan kertas dan daun pisang tersebut ditata dengan jumlah 2024 sesuai pesta demokrasi pada 24 Februari 2024.
Makanan tradisional khas Gresik itu juga ditaruh di pinggir damar kurung yang merupakan kesenian asli Gresik. Dalam hitungan menit saja, seluruh ribuan bungkus nasi krawu yang ditempatkan di damar kurung raksasa ludes tak tersisa. Antusias masyarakat tersebut, disambut positif oleh Ganjar Pranowo.
Sambil didampingi istrinya Siti Atikoh, Ganjar Pranowo mengaku jika nasi krawu khas Gresik berbeda dengan daerah lainnya.
Selain itu, adapun dihadapan relawan dan pendukungnya, Ganjar juga meminta kepada masyarakat khususnya anak muda agar tidak menikah dulu, tetap menjaga kesehatan dan rajin berolahraga.
"Jangan malas dan harus rajin berolahraga. Sebab, dari sini bisa menciptakan sisi positif pikiran," tandasnya.