Waketum NasDem Sebut Saat Ini Bukan Waktu yang Tepat Umumkan Cawapres Anies, Anak Buah AHY: Kalau Gak Diumumin, Nambah Jeblok dan Batal Nyapres

Suara Liberte

Selasa, 18 Juli 2023 | 14:40 WIB
Waketum NasDem Sebut Saat Ini Bukan Waktu yang Tepat Umumkan Cawapres Anies, Anak Buah AHY: Kalau Gak Diumumin, Nambah Jeblok dan Batal Nyapres
Waketum NasDem Sebut Saat Ini Bukan Waktu yang Tepat Umumkan Cawapres Anies, Anak Buah AHY: Kalau Gak Diumumin, Nambah Jeblok dan Batal Nyapres ((dok IG @aniesbaswedan))

Kader Partai Demokrat, Eko Jhones menyoroti Waketum Partai NasDem, Ahmad Ali, yang mengatakan saat ini bukan waktu yang tepat untuk mengumumkan calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan.

Adapun menurut Ali, saat ini koalisi harus fokus konsolidasi untuk menaikkan elektabilitas Anies.

Hal ini ditanggapi Eko Jhones dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Eko Jhones menilai bahwa logika Ahmad Ali atau biasa disebut Mad Ali itu terbalik.

Menurut loyalis Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini, dengan diumumkan cawapres, justru bisa menaikkan elektabilitas Anies Baswedan.

"Kebalik logika ente Mad Ali, justru karena elektabiltas Anies jeblok gegra kader NasDem ketangkep korupsi maka cawapres bisa menaikan elektabilitas Anies," ujar Eko Jhones dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ekojhones77, Selasa (18/7).

Lebih lanjut, Eko Jhones mengatakan bahwa jika tidak diumumkan hal itu akan berimbas elektabilitas Anies Baswedan bertambah jeblok dan justu bisa batal jadi calon presiden (capres) dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

"Kalau gak diumumin nambah jeblok dan batal nyapres . Sekarang aja di bawah 20 persen, bulan depan bisa tinggal 10 persen dan wassalam..," imbuhnya.

Sementara itu, Ahmad Ali menegaskan hal tersebut dalam Apel Siaga Perubahan NasDem di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Minggu (16/7).

Acara itu merupakan agenda konsolidasi internal NasDem untuk melihat kekuatan partai dan kesiapan para bakal calon anggota legislatif menjelang Pemilu 2024. Kegiatan ini diramaikan oleh ribuan kader partai dari berbagai wilayah Indonesia.

baca juga

"Ini adalah momentum bagi Partai NasDem setelah kita menyelesaikan proses pencalegan. Kami memulai konsolidasi secara internal yang insyallah akan dihadiri oleh 180 ribu peserta yang sudah teregistrasi," ujar Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali.

Ahmad Ali, mengatakan saat ini bukan waktu yang tepat untuk mengumumkan cawapres Anies Baswedan. Menurut Ali, saat ini koalisi harus fokus konsolidasi untuk menaikkan elektabilitas Anies.

Sebelumnya, Partai NasDem mengumpulkan anggota Koalisi Perubahan untuk Persatuan atau KPP, Demokrat dan PKS pada Senin (17/7). Pertemuan itu yang akan berlangsung di kantor DPP Nasdem, Jakarta Pusat itu membahas konsolidasi untuk menjawab permasalahan elektabilitas Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden yang menurun.

"Senin nanti saya akan undang seluruh partai koalisi untuk menyusun jadwal konsolidasi di tiap-tiap daerah bersama Anies," kata Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali di Stadion GBK, Jakarta Pusat pada Sabtu (15/7

Dia berujar, konsolidasi partai koalisi itu tidak membahas bakal calon wakil presiden atau cawapres Anies. Sebab di tengah kondisi elektabilitas Anies yang melemah itu tak pas bicara cawapres.

"Turunnya survei Anies ini menjadi pertanyaan besar yang harus dijawab oleh koalisi. Bukan justru kita mendorong mengumumkan cawapresnya, bisa jadi blunder," ujar Ali.

Menurut dia, mengumumkan bakal cawapres Anies dalam situasi politik saat ini sama saja dengan bunuh diri.

"Karena dalam perspektif apapun, menurut saya politik itu momentum. Sekarang kami belum tahu siapa lawan kami. Kami umumkan wakil, ya sama aja menyerahkan leher kami digorok-digorok," tutur Ali.

"Menurut Nasdem saat ini bukan waktu yang tepat untuk umumkan calon wakil presiden. Saat ini adalah waktu yang lebih pas untuk lakukan konsolidasi," sambungnya.

Sebelumnya, hasil terbaru dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) menempatkan Anies pada posisi ketiga, kala dari Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Per Juli 2023, elektabilitas Anies dari survei LSI menunjukkan persentase sebesar 21,4 persen alias turun dari bulan April dengan perolehan suara 25,3 persen. Peringkat kedua ditempati oleh Ganjar dengan suara sebesar 32,2 persen dan posisi atas diisi Prabowo Subianto dengan suara sebesar 35,8 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Fakta di Balik Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Usai Reshuffle, Bahas Apa?

5 Fakta di Balik Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Usai Reshuffle, Bahas Apa?

News | Selasa, 18 Juli 2023 | 13:19 WIB

CEK FAKTA: PDIP Tak Tenang, Termasuk Jokowi, 6 Orang Ini Siap Perang untuk Anies Baswedan

CEK FAKTA: PDIP Tak Tenang, Termasuk Jokowi, 6 Orang Ini Siap Perang untuk Anies Baswedan

Liberte | Selasa, 18 Juli 2023 | 13:10 WIB

Imbas Tak Lagi Mesra dengan Surya Paloh, Alasan Jokowi Beri Kursi Menteri NasDem ke Ketum Projo Budi Arie?

Imbas Tak Lagi Mesra dengan Surya Paloh, Alasan Jokowi Beri Kursi Menteri NasDem ke Ketum Projo Budi Arie?

News | Selasa, 18 Juli 2023 | 12:07 WIB

Terkini

Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT

Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Empat Ahli Disiapkan Febrie Adriansyah dalam Sidang Praperadilan Hari Ini

Empat Ahli Disiapkan Febrie Adriansyah dalam Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Riset Ungkap Tekanan Finansial Warga RI, 38% Pendapatan Bulanan Habis buat Kebutuhan Keluarga

Riset Ungkap Tekanan Finansial Warga RI, 38% Pendapatan Bulanan Habis buat Kebutuhan Keluarga

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:58 WIB

IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir

IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Kepala SPPG di Jember Mabuk dan Berantem dengan Relawannya Sendiri

Kepala SPPG di Jember Mabuk dan Berantem dengan Relawannya Sendiri

Jatim | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta

Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba

Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri

Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri

Malang | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya

Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:41 WIB

Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu

Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:40 WIB

×