Proses perceraian Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett telah dimulai. Pada agenda pertama, mereka berdua menjalani sidang mediasi.
Sayangnya, pada sidang tersebut Lady Nayoan tetap ngotot untuk cerai. Hal itu berbeda jauh dengan keinginan Rendy Kjaernett yang justru tetap ingin mempertahankan pernikahannya.
Meski begitu, Rendy Kjaernett memaklumi sikap Lady Nayoan. Pasalnya, ia menyadari bahwa perselingkuhan yang telah dilakukannya sangat menyakiti hati sang istri.
"Saya tahu dia kecewa, hancur banget, tapi saya pengin nunjukin saya mau berubah. Saya paham kesalahan saya dan berjanji tidak akan saya ulangi," ujar Rendy Kjaernett saat ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Bekasi, dikutip dari Suara.com.
Walau demikian, Rendy tak ingin pasrah dan langsung putus asa. Pria berusia 35 tahun itu tetap berusaha untuk melakukan berbagai hal agar bisa tetap rujuk dengan Lady.
"Tapi intinya yang mau saya sampaikan sih ke Lady cuma saya pengin bertanggung jawab. Ingin membayar semua kesalahan saya ke Lady," sebutnya.
"Ini perjuangan saya aja untuk dapatkan istri saya lagi. Mungkin ini cara saya menunjukkan tanggung jawab saya, saya sudah buat salah besar, saya nyakitin hati dia berkali-kali. Ini sebagai permohonan maaf saya sama Lady. Perjuangan saya dapatin Lady lagi," sambungnya.
Ditanyai soal selingkuhannya Syahnaz Sadiqah, Rendy pun terlihat sudah ogah lagi membahas mengenai perempuan tersebut.
"Saya nggak ada urusan sama pihak sana kalau Syahnaz saya no comment, saya nggak tahu," tegasnya.
Baca Juga: Tak Kunjung Dimaafkan Lady Nayoan, Rendy Kjaernett Tetap Ngotot untuk Rujuk: Saya Mau Berubah
Usai sidang mediasi gagal, Rendy Kjaernett pun bermohon untuk diberi kesempatan kembali. Akhirnya, sidang mediasi kedua rencananya akan dilaksanakan lagi pada 2 Agustus mendatang.
Sembari menanti jadwal mediasi tersebut, Rendy pun mengaku akan berjuang habis-habisan untuk mendapatkan maaf dan jalan rujuk dari Lady Nayoan.