Panji Gumilang, pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, berkelakar setelah dituduh korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hingga lebih dari Rp8 triliun.
Menurutnya, uang sebanyak Rp8 triliun itu dapat digunakan membuat kapal untuk berlayar di seluruh Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.
"Kalau kita bikin kapal delapan triliun itu seluruh ZEE diisi oleh kapal kita," kata Panji dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Kamis (20/7/2023).
Ia kemudian menyinggung dana BOS yang jika dikorupsi nilainya tidak sebanding dan kecil jika mengaju pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN.
"Lah ini dana pendidikan bukan dapat korupsi, siapa yang dikorupsi, wong APBN juga enggak masuk kecuali BOS, terlalu kecil kalau mau mengorupsi dana BOS, 2,5 persen saja dari anggaran," ujar Panji.
Panji meminta pemerintah tidak menuduh dirinya memainkan hingga mengorupsi dana pendidikan. Ia bahkan mengatakan bahwa orang yang memfitnahnya akan kualat.
"Lo kok dikuyo-kuyo dana pendidikan ... Jangan mas, jangan dikuyo-kuyo dana pendidikan, kualat nanti, syekh kan lebih tua dari yang mengumumkan itu," ungkap dia.
"Tiba-tiba terus bludak, delapan sekian triliun katanya, baru katanya kan, dikorupsi," tegas Panji.
Baca Juga: Mabuk hingga Sempoyongan, Lolly Blak-blakan Akui Dirinya Tak Dipaksa: Saya yang Mau Minum