Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando menyoroti Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melantik Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) di Istana Negara pada Senin (17/7).
Hal ini ditanggapi Ade Armando dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Ade Armando menyinggung terkait Budi Arie yang selaku Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) ditunjuk Jokowi jadi Menkominfo, padahal pihak itu condong pada Prabowo Subianto, bukan calon presiden (capres) yang diusung PDI Perjuangan (PDIP) yakni Ganjar Pranowo.
Ade Armando pun menduga adanya isyarat yang hendak disampaikan Jokowi pada PDIP.
"Jokowi menunjuk Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo. Budi adalah Ketua tim relawan Jokowi yang baru saja menyatakan mendukung Prabowo sebagai Capres. Saya duga ada isyarat yang hendak disampaikan Presiden pada PDIP. Setuju?," ujar Ade Armando dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @adearmando61, Kamis (20/7).
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menghormati keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Ketua Umum Projo Budi Arie. Pihaknya tak begitu peduli soal sosok tersebut condong ke Prabowo Subianto.
"Buktinya ada Projo dari Jawa Barat, ya, memberikan dukungan kepada Pak Ganjar Pranowo. Dukungan ini, kan, belum final," ujarnya.
Disamping itu, diketahui bahwa pada Senin (17/7), Jokowi diketahui melantik Budi Arie. Pelantikan itu diawali dengan pembacaan surat keputusan presiden oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti.
Nanik membacakan Keputusan Presiden Nomor 62P Tahun 2023 tentang pengangkatan Menkominfo Kabinet Indonesia Maju Tahun 2019-2023. Serta Kepitusan Presiden nomor 32M Tahun 2023 tentang pemberhentian dan pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju.
"Dengan ramat Tuhan yang Maha Esa Presiden Republik Indonesia menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memutuskan menetapkan dan seterusnya. Kesatu, mengangkat saudara Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika Kabinet Indonesia Maju dalam sisa masa jabatan periode 2019-2024," ujar dia dalam siaran langsung di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 17 Juli 2023.
Selanjutnya, Nanik membacakan sejumlah nama pejabat baru lainnya. Pertama, Pahala Mansury sebagai Wakil Menteri Luar Negeri. Kedua, Nezar Patria sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika.
Ketiga, Paiman Raharjo sebagai Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Keempat, Rosan Perkasa Roeslani sebagai Wakil Menteri BUMN. Kelima, Saiful Rahmat Dasuki sebagai Wakil Menteri Agama.
"Kepada yang bersangkutan diberikan hak dan keuangan serta fasilitas lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketiga dan seterusnya ditetapkan di Jakarta pada 14 Juli 2023 oleh Presiden Joko Widodo," kata Nanik
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan sumpah jabatan yang langsung dipimpin Jokowi dan diikui serta diucapkan ulang oleh peserta yang dilantik.
Diketahui, Budi Arie Setiadi selaku Ketua Umum Projo, menggantikan Johnny G. Plate yang dicopot dari jabatannya setelah ditangkap oleh Kejaksaan Agung karena diduga terlibat kasus korupsi proyek pengadaan tower Base Transceiver Station (BTS) 4G Bakti.