liberte

Mantan Kabais TNI Akui Harus Berhati-hati Terhadap Al Zaytun, Ternyata Penyebabnya Bukan Karena Power Panji Gumilang

Suara Liberte Suara.Com
Selasa, 25 Juli 2023 | 13:32 WIB
Mantan Kabais TNI Akui Harus Berhati-hati Terhadap Al Zaytun, Ternyata Penyebabnya Bukan Karena Power Panji Gumilang
Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang. (Suara.com)

Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Soleman B Ponto, mengakui dirinya sangat berhati-hati terhadap pondok pesantren pimpinan Panji Gumilang yaitu Al Zaytun.

Belakangan nama Panji Gumilang tengah disorot dan cukup menyita perhatian publik. Sorotan tersebut mulanya berawal dari dugaan pembelajaran agama yang menyimpang di Al Zaytun.

Selain itu beredar rumor sejumlah nama yang disebut-sebut sebagai bekingan Panji Gumilang namun semua nama tersebut akhirnya membantah tudiang itu.

Menurut Ponto, Al Zaytun termasuk lembaga pendidikan dan juga secara spesifik mengajarkan tentang pendidikan agama Islam sehingga harus berhati-hati.

“Untuk Al Zaytun ini memang kita harus hati-hati karena di sana ini Pondok Pesantren. Di sana ada bicara agama,” ujar Ponto, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube Refly Harun pada Selasa (25/7/2023).

Ponto kemudian merunut bahwa tim survei yang dikirim oleh Presiden RI ke-3 yaitu BJ Habibie di tahun 1999 telah menyatakan bahwa Al Zaytun tidak terafiliasi dengan organisasi terlarang seperti Negara Islam Indonesia (NII).

Selain itu, Megawati Soekarnoputri saat menjabat sebagai Presiden RI juga menjadi salah satu pemimpin yang meletakkan batu pertama gedung pembelajaran Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta di pondok pesantren tersebut.

Ia meyakini hal itu tidak akan dilakukan seandainya ditemukan ada afiliasi Al Zaytun dengan NII atau semacamnya. Pada tahun 2012 ketika muncul rumor Al Zaytun terafiliasi dengan NII, Menteri Agama saat itu membantah hal tersebut.

“Lalu tahun 2012 juga waktu itu dari BAIS kami saya juga waktu itu bikin (tim), ada (rumor) afiliasi dengan NII tapi hasilnya Menteri Agama lagi bilang tidak ada apa-apa. Ya sudah selesai kalau itu sudah Menteri Agama bilang. Masa saya mau berkeras?” ujar Ponto.

Baca Juga: Sarat akan Perenungan, Inilah Buku 'Sajak-Sajak Sepatu Tua' Karya WS Rendra

Alasannya mengikuti rekomendasi Kementerian Agama terkait Al Zaytun karena lembaga tersebut merupakan lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.

“Jangan lupa ini Pondok Pesantren. Belajar agama. Jadi kalau kementerian agama sudah bilang tidak ada apa-apa, ya kita harus tunduk terhadap itu kan,” ujar Ponto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI