Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sigit Widodo, merespon soal tidak diundangnya PSI dalam pelatihan juru kampanye nasional (Jurkamnas) Ganjar Pranowo.
Padahal, partai yang dipimpin oleh Giring Ganesha itu bisa dikatakan partai yang paling pertama mendeklrasikan Ganjar yaitu pada awal Oktober 2022 lalu.
Menurut Sigit Widodo, diundang atau tidaknya PSI merupakan hak PDI Perjuangan (PDIP) dan partai-partai politik lain yang tergabung dalam Jurkamnas Ganjar.
“PSI tidak masalah tidak diundang. Itu hak PDIP dan partai-partai lain yang tergabung dalam Jurkamnas Ganjar Pranowo,” ujar Sigit, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @sigitwid pada Selasa (25/7/2023).
Dia mengatakan pihaknya menghormati mekanisme yang berlaku dalam partai-partai politik lain. Selebihnya dia tidak keberatan apakah akan diundang atau tidak.
“Kami menghormati mekanisme partai-partai lain. Artinya, kalau diundang, kami datang. Kalau tidak diundang, ya tak apa-apa,” jelas Sigit.
Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya masih menunggu pernyataan resmi dari PSI terkait dukungan terhadap Ganjar.
"Kami tunggu mereka yang akan menyatakan dukungan kepada Pak Ganjar. Kan harus menyampaikan suatu niatan, sehingga kerja sama itu dari dua belah pihak," ucapnya di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (17/7), dikutip dari Rakyat Merdeka.
Seandainya PSI telah menyatakan niatnya dalam mendukung Ganjar, maka akan ada tindak lanjut berupa komunikasi antar partai terkait.
Baca Juga: Segini Gaji Fantastis yang Akan Diterima Ahok Jika Jadi Dirut Pertamina
Diakui Hasto belum ada komunikasi antara PSI dan PDIP terkait deklarasi resmi dukungan kepada Ganjar Pranowo.