Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diduga mengirimkan alat berat ke Pondok Pesantren Al Zaytun untuk meratakan semua bangunan.
Itu dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat lantaran Al Zaytun jadi sorotan publik setelah Panji Gumilang diduga menyebarkan ajaran sesat kepada para santri.
Kabar tersebut pertama kali disebarkan oleh kanal YouTube LIDAH RAKYAT, melalui sebuah video berjudul, "Ponpes Alzaytun Di Robohkan Dengan Alat Berat Ridwan Kamil Ratakan Semua Bangunan".
Dalam video itu juga menampilkan gambar sampul atau thumbnail dengan narasi sebagai berikut: "BREAKING NEWS! ALZAYTUN AKHIRNYA DI ROBOHKAN RIDWAN KAMIL KERAHKAN ALAT BERAT UNTUK RATAKAN SEMUA BANGUNAN".
Namun, apakah klaim Ridwan Kamil merobohkan dan meratakan dengan tanah banguan Al Zaytun benar?
PENJELASAN
Tim turnbackhoax.id melakukan penelusuran, kanal YouTube LIDAH RAKYAT pada 4 Juli 2023 mengunggah video dengan judul dan thumbnail yang mengklaim bahwa Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, merobohkan dan meratakan Ponpes Al-Zaytun dengan alat-alat berat.
Sebelumnya diketahui bahwa Ponpes Al Zaytun sendiri tengah menjadi sorotan lantaran diduga mengajarkan ajaran menyimpang.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya judul pada unggahan tersebut tidak sesuai dengan isi dan narasi dalam video.
Nyatanya, isi dan narasi dalam video tersebut hanya menjelaskan mengenai Ridwan Kamil yang mendukung rencana Kementerian Agama untuk membekukan Ponpes Al Zaytun jika terbukti menyebarkan ajaran sesat dan melakukan perputaran uang ilegal yang melanggar hukum.
Hingga saat ini pun, tidak ditemukan adanya informasi resmi dan bukti valid mengenai Ridwan Kamil yang merobohkan Ponpes Al Zaytun seperti yang tertulis pada judul unggahan.
SIMPULAN
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube LIDAH RAKYAT merupakan konten yang dimanipulasi.
Unggahan video dengan judul yang mengklaim bahwa Gubernur Ridwan Kamil merobohkan Pondok Pesantren Al Zaytun dengan alat berat merupakan konten yang dimanipulasi.
Faktanya, judul pada unggahan tersebut tidak sesuai dengan isi dan narasi dalam video.