Komunikasi Pinkan Mambo dengan sang anak MA kini menjadi putus. Pasalnya, ibu dan anak ini terlibat perbedaan pandangan.
MA merasa sang ibu tidak berusaha membelanya usai jadi korban pelecehan ayah tirinya sendiri. Pinkan Mambo pun dianggap lebih pro terhadap suaminya yang merupakan pelaku pelecehan.
Namun alih-alih mengakui kesalahannya, Pinkan Mambo justru membantah disebut tak peduli pada MA. Ia menegaskan bahwa dirinya membela sang anak sehingga kini suaminya pun sudah mendekam di penjara akibat kasus pelecehan itu.
Penyanyi berusia 42 tahun ini juga menyebut bahwa sang putri hanya salah paham saja. Ia mengungkap bahwa dirinya merawat sang anak seorang diri dari kecil sehingga tak mungkin ia sampai tega hati tidak membela anaknya saat jadi korban pelecehan.
"Mungkin salah mengerti tentang mamanya, salah paham aja dan kalau saya ibu yang tidak bertanggungjawab Michelle itu tumbuh besar sejak saya bercerai dengan papanya Michelle sampai hari ini Michelle tumbuh besar hanya saya yang kasi makan," kata Pinkan Mambo dalam acara Pagi-Pagi Ambyar TRANS TV, Senin (31/7).
Pinkan juga menyatakan bahwa dirinya ikut hancur saat mengetahui kejadian pelecehan itu. Sebab, ia harus memilih antara suami dan anaknya sendiri.
"Kaget pasti karena dia sudah lama pengen mungkin yang namanya orang lagi hancur, saya ngerti. Saya juga pengen ngomong sebenarnya karena saya juga hancur. Saya ngerti kalau aku kan orangnya nggak mudah karena di satu sisi suami, di satu sisi anak, dan saya juga lagi bangun image (MA) jadi artis baru," tuturnya.
Sayangnya, setelah Pinkan membela anaknya hingga berhasil menjebloskan suaminya sendiri ke penjara, kasus pelecehan ini ternyata belum sepenuhnya berakhir. MA baru-baru ini memilih membongkar kasusnya ke publik yang akhirnya menuai pro kontra.
Ia menyebut bahwa dirinya takut pelecehan itu akan kembali terjadi usai sang ayah tiri bebas. Oleh karena itu, ia memilih speak up untuk keamanan dirinya ke depan.