Pernikahan Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan memang tengah berada di ambang kehancuran. Keduanya pun kini tengah menjalani proses perceraian di Pengadilan Negeri Bekasi.
Meski Lady Nayoan tampak sudah ngotot untuk berpisah dengan Rendy Kjaernett. Namun, pria ini justru bersikeras pula untuk rujuk.
Persoalan rujuk itu pun rupanya mendapat dukungan dari pendeta. Walau begitu, pendeta mengungkap bahwa Lady Nayoan tetap perlu diberikan waktu untuk memikirkan masa depan rumah tangganya dengan Rendy Kjaernett.
"Kalau saya mendukung untuk rujuk kembali. Kalau pendapat saya pribadi saat ini, saya lebih memilih agar Lady punya space dulu. Karena kita selalu melihat dari sisi hukum sosial lah gitu. Sementara kita tidak pernah berdiri dari sisi korban," kata Kabiro Perempuan dan Anak (BPA) PGI, Pendeta Sonya Uniplaita, dikutip dari YouTube Intens Investigasi pada Kamis (3/8).
Ia mengungkap bahwa Lady tentu mengalami rasa sakit yang mendalam akibat tindakan Rendy. Seperti diketahui bahwa ayah tiga anak itu bermain api dengan wanita lain yang tentu menimbulkan luka besar di hati Lady.
Oleh karena itu, pendeta mengungkap bahwa keputusan Lady saat ini untuk menceraikan suaminya perlu dipahami dan maklumi.
"Kita nggak pernah tahu apa yang dirasakan oleh Lady sejauh ini. Dengan membongkar dan menggugat cerai saja menurut saya itu merupakan keberanian yang jarang dimiliki oleh perempuan untuk memperjuangkan haknya," ungkap Pendeta Sonya Uniplaita.
Meski begitu, ia juga menyatakan bahwa Rendy Kjaernett masih punya kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya. Terlebih lagi jika ia memang sudah benar-benar ingin bertaunat.
"Setiap manusia saya rasa berhak untuk diampuni. Kalau dalam Kekristenan, kita aja manusia yang berdosa masih Tuhan ampuni. Apalagi kita sesama, kita belajar untuk mengampuni," paparnya.
Baca Juga: Lagi Proses Cerai, Rendy Kjaernett Ketahuan Bertemu Lady Nayoan Saat Dini Hari, Ternyata Lakukan Ini
Terlepas dari itu, Rendy Kjaernett sempat menyebut bahwa Lady Nayoan masih belum membuka pintu untuk rujuk. Kendati begitu, ia sudah cukup bersyukur karena ibu dari anak-anaknya itu sudah ingin kembali menjalin komunikasi yang sebelumnya sangat ditutup rapat.