Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan berharap tim pelatih U-17 yang dipimpin Bima Sakti bisa mengambil pelajaran dari hasil dua kekalahan laga uji coba. Dua kekalahan itu saat bertemu klub J-League Kashima Antlers 2-3 di Stadion I Gusti Ngurai Rai, Denpasar, kemarin.
Di tempat yang sama Garuda Muda kalah 0-3 dari Barcelona Juvenil A, tiga hari sebelumnya. Salah satu kelemahan yang tampak dalam skuad Garuda Muda ialah kualitas pemain. “Bima sakti harus membuka diri. Ayo ambil pemain diaspora dari luar. Kalau hanya pemain-pemain lokal yang dipertahankan seperti ini tidak cukup untuk bersaing di Piala Dunia. Berat dengan kondisi pemain-pemain lokal saat ini untuk tampil di Piala Dunia,” tegas Bung Ropan dalam youtube Bung Ropan, kemarin.
Bung Ropan menilai tim yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 merupakan lawan yang sudah berpengalaman dan pernah meraih prestasi di ajang itu. Seperti Prancis, Inggris, Spanyol, Jerman, Brasil, dan Argentina. “Kalau kita bermain seperti ini kita tidak mungkin bisa mengalahkan negara-negara tersebut. Bukan mendahului. Kita ini satu-satunya tim tidak punya kompetisi. Kita masih mencari-cari,”tegasnya.
Piala Dunia U-17 2023 akan digelar pada 10 November sampai 2 Desember mendatang, Turnamen ini akan diikuti 24 tim termasuk Indonesia sebagai tuan rumah yang terbagi ke dalam enam grup sepanjang penyisihan.