Partai Solidaritas Indonesia (PSI) baru-baru ini terpaksa kehilangan tiga kadernya sekaligus baru-baru ini. Mereka adalah Dwi Kundoyo, Estugraha dan Mohamad Guntur. Alasannya adalah terkait dengan pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Hal ini terus memunculkan spekulasi mulai dari arah politik partai tersebut hingga akan muncul kembalinya sosok yang mundur dari PSI.
Ini bukan tanpa alasan, banyak punggawa partai muda tersebut yang mendukung sosok dari Ganjar Pranowo. Permainan mata ini bisa menjadi dilema tersendiri apalagi jika benar-benar menyatakan dukungan unuk Prabowo.
Salah satu yang disoroti dan disinyalkan akan mundur dari partai tersebut adalah Dedek Prayudi. Ketua DPP PSI ini diketahui merupakan relawan dari Ganjar Pranowo.
Namun politikus tersebut dengan tegas membantah hal tersebut, ia menuturkan dirinya akan menjadi orang terakhir yang mundur dari PSI. Hal ini disampaikannya langsung lewat media sosial.
"Saya mengundurkan diri? Kalau ada satu orang paling terakhir di PSI yang tersisa, orang itu adalah saya," tegasnya seperti yang dilansir pada Rabu (9/8).
PSI sendiri sampai saat ini terlihat solid untuk mengawal kebijakan dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Belum ada langkah politik yang pasti dari pihaknya terkait dengan siapa jagoan mereka di Pilpres 2024.