Juru Bicara Partai Garuda Teddy Gusnaidi kembali menyuarakan proses hukum terkait dengan kontroversi ucapan menohok dari Pengamat Politik, Rocky Gerung.
Menurutnya, akademisi tersebut harus mempertanggungjawabkan ucapannya yang telah memberikan hinaan telak bagi Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Meski orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut tidak masalah soal kritikan dari Rocky, Teddy menilai ada bahaya tersendiri jika pembiaran dilakukan terhadap ulah dari pengamat tersebut.
Salah satunya adalah munculnya hal serupa yang akan dilakukan oknum tak bertanggungjawab di masa depan. Mereka bisa berdalih sesuai dengan apa yang telah dipraktekan oleh Rocky.
"Orang membakar kitab suci seperti diluar negeri, bisa beralasan bahwa yang dibakar kertas bukan ayat. Bahkan orang bisa menghina Tuhan, ketika mau dipidanakan dia beralasan Tuhan gak apa-apa kok kalian yang marah? Emang kalian Tuhan? Lagian yang gue hina bukan Tuhan agama kalian," tegasnya seperti yang dilansir dari akun medsos pribadinya pada Kamis (10/8).
Alasan-alasan seperti ini berbahaya menurutnya. Teddy tak ingin kejadian seperti ini terulang dan menjadi kebiasaan dari sebuah masyarakat yang taat akan hukum.
"Jadinya bahaya, orang bisa seenaknya menghina lalu beralasan seperti Rocky..," jelasnya.