Ketua Dewan Pimpinan Pusat dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi buka suara terkait dengan sejumlah sentimen negatif pasca kelompoknya memberikan sinyak tak jadi dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Diketahui, sejumlah elemen masyarakat, khususnya relawan dari bakal calon presiden tersebut menilai partai ini telah menggadaikan idealismenya dengan akan melakukan penyerapan aspirasi masyarakat lagi terkait dengan jagoan mereka dalam pesta demokrasi.
PSI sendiri padahal telah membantah menarik dukungan dari Ganjar. Mereka mengaku hanya tak ingin terburu-buru dalam menentukan sikapnya dalam pilpres tahun ini. Selain itu, pihaknya juga membantah bahwa idealisme mereka telah digadaikan demi politik.
Dedek membuktikan hal ini dengan menyebut bahwa partainyalah yang konsisten dalam mendorong pengesahan dari RUU Perampasan Aset.
"Idealisme kami tidak pernah tergadai. PSI adalah satu-satunya parpol yang terus mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset," ungkap dari @Uki23 seperti dilansir pada Kamis (24/8).
Politikus ini mengatakan, bukti lain bahwa mereka memegang teguh prinsip mereka adalah kader-kader partainya tidak ada yang tersangkung masalah dari korupsi.
"Kader kami yang duduk di DPRD tidak ada yang tersangkut korupsi. Gak ada bacaleg PSI ex napi korupsi. Bro @willsarana pernah sampai dihukum oleh DPRD karena membongkar skandal aibon," jelasnya.