Elite Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad buka suara terkait dengan sejumlah narasi hingga serangan terhadap image yang dimiliki oleh Partai Gerindra di Pilpres 2024.
Pihaknya menyatang tidak pusing dengan hal tersebut, bahkan justru melihat hal ini sebagai tanda bahwa sedang ada kepanikan terhadap tingginya elektabilitas dari Prabowo Subianto.
Oleh karenanya, Dasco meminta seluruh kader untuk bersikap biasa saja, abaikan narasi-narasi yang menurutnya adalah sebuah narasi daur ulang yang muncul setiap tahun politik macam pilpres.
“Ada narasi negatif yang sudah usang tapi diputar kembali, ada juga narasi negatif yang baru,” ucapnya seperti yang dilansir pada Senin (28/8).
Dasco tahu sejumlah isu negatif yang disebarkan terkait dengan Prabowo. Mulai dari isu penculikan, pelanggaran HAM, kebangkitan Orde Baru hingga isu kejahatan lingkungan. Semuanya hanya isu daur ulang. Politikus ini mengatakan bahwa publik sudah cerdas untuk menentukan kebenaran dari hal tersebut.
Menurutnya, masyarakat sudah tak mudah untuk digiring dengan narasi-narasi murahan yang sangat mudah untuk dijawab dan dipatahkan. Terbaru, publik dapat menilai sendiri soal isu terkait dengan politik identitas dan Prabowo.
“Mereka yang gamang dengan elektabilitas Pak Prabowo yang saat ini di angka tertinggi, membutuhkan narasi negatif yg baru untuk mendegradasi posisi. Kali ini, mereka kembali membuat narasi negatif yg baru dengan isu politik identitas yang bertujuan untuk membenturkan Pak Prabowo dengan umat islam,” terang Dasco.