Penggiat Media Sosial, Jhon Sitorus kembali buka suara terkait dengan sejumlah dinamika perpolitikan yang terjadi jelang pesta demokrasi di Indonesia. Salah satunya adalah dimanfaatkannya nama dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Dirinya menyoroti bagaimana nama orang nomor satu dalam pemerintahan tersebut sering kali digunakan sebagai alat untuk meraih simpati hingga dukungan publik.
Simpatisan Ganjar Prabowo ini geram karena menurutnya orang-orang yang melkukan hal tersebut tak memiliki visi maupun misi seperti apa yang diperjuangkan oleh Jokowi. Mereka hanya belalu dalam pembangunan dari Indonesia.
"Orang-orang yang hanya mengandalkan kedekatan dengan orang lain. Biasanya dia tidak punya ide apa-apa," ungkap dari @Miduk17, dilansir pada Selasa (29/8).
Apalagi jelang pesta demorkasi. Jhon mengatakan nama presiden tengah menjadi sasaran guna menaikkan elektabilitas dari sejumlah elite politik.
"Dia hanya ingin terlihat keren agar meraih simpati publik,. Dia cenderung berkamuflase menutupi wajah sali sesungguhnya. Tapi begitu mendapat kekuasaan, topengnya akan dibuka. Waspada." jelasnya.