Pengamat Politik Jhon Sitorus menyoroti nasib terkatung-katung yang terlihat menghampiri Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Pilpres 2024.
Dirinya mengatakan bahwa politikus tersebut hanya sebagai pelengkap untuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Buktinya bahkan ia tidak tahu koalisi tersebut berganti nama menjadi Koalisi Indonesia Maju.
Ia mengatakan nasibnya seperti sosok dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Koalisi Perubahan. Ia dianggap sebagai pelengkap agar koalisinya lolos menuju Pilpres 2024.
"Prihatin. Nasib Cak Imin dalam koalisi bowo mirip seperti AHY," ungkapnya melalui akun dari @Miduk17 seperti dilansir pada Rabu (30/8).
Menurutnya, Cak Imin dinilai tidak dianggap sebagai tokoh dengan elektabilitas tinggi maupun sosok yang akan bisa mendampingi tokoh dari Prabowo.
"Sama-sama tidak dianggap ada. Padahal, Cak Imin adalah tokoh pertama yang mendeklarasikan Bowo. Sakit emang kalo cinta bertepuk sebelah tangan," jelasnya
Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengaku akan melaporkan ke partai terkait perubahan nama dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi Koalisi Indonesia Maju.
“Ya saya baru tahu tadi sama Pak Prabowo bahwa koalisinya jadi Koalisi Indonesia Maju. Tentu saya akan lapor ke partai bahwa perkembangannya sudah berubah. Berarti KKIR dibubarkan dong? Nah saya gak tahu. Saya akan melapor ke partai dulu,” kata Muhaimin.