Tim U-17 Indonesia harus mengakui keunggulan Korea Selatan (Korsel) dengan skor 0-1 pada laga persahabatan yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, kemarin. Pelatih tim U-17, Bima Sakti bersyukur Indonesia bisa menjajal Korsel untuk mengukur tim asuhannya.
Meksi kalah, Bima mengapresiasi anak asuhnya bisa menerapkan rencana permainan yang diinginkan.“Kami bisa melalui pertandingan ini ,melawan tim level yang di atas kita. Korea Selatan adalah runner-up Piala Asia U-17 2023," kata Bima Sakti.
"Dari segi taktik, game plan alhamdulillah bisa jalan meski kami kalah. Terimakasih ke pemain, sudah menjalankan skema yang kami buat," tambahnya. Hasil melawan Korsel ini, ungkapnya menjadi evaluasi sebelum pemusatan latihan di Jerman sebagai persiapan tim menghadapi Piala Dunia U-17.
"Kita memang fokus ke defense. Dua minggu kita di Solo dan di Jakarta latihan defense dan dua minggu latihan attacking. Menyerang masih perlu chemistry, itu menjadi evaluasi kita. Apalagi striker Arkhan Kaka baru bergabung semalam," jelas Bima.
Indonesia kalah tipis lantaran gol dimenit ke-66 oleh Bae Ga-on. Laga sejak babak pertama berjjalan intens dan lapangan tengah menjadi medan pertarungan kedua tim.