Penggiat Media Sosial, Chusnul Chotimah menyoroti kabar mengejutkan keputusan untuk melahirnya duet Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Pilpres 2024.
Keputusan ini secara mengejutkan dikeluarkan oleh Partai Demokrat. Namun bukan sebagai kabar gembira, justru sebagai sebuah kabar petaka karena keputusan ini dinilai sebagai pengkhianatan mantan menteri pendidikan itu terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Partai tersebut mengaku ketuanya telah dijanjikan akan menjadi wakil dari Anies. Namun nyatakan hal ini berubah last minute karena calon presiden tersebut mengikuti kemauan dari Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
Hal inilah yang menjadi sorotan dari Chusnul. Ia menilai bahwa dalam hal ini bisa dikatakan bakal calon presiden tersebut adalah petugas partai dari Surya Paloh.
"Ngeri juga bacanya. Anies sudah setuju AHY sebagai cawapresnya tapi diubah sama Surya Paloh dan Anies setuju. Fix Anies inilah petugas partai sebenarnya bahkan bisa dikatakan jongos oligarki," ungkap dari @ch_chotimah2, dilansir pada Jumat (1/9).
Chusnul mengatakan ini seperti apa yang terjadi dalam pesta demorkasi sebelumnya dimana tersisihkannya Partai Demokrat. Ia meminta ada kesabaran besar dalam AHY.