Pengamat politik Refly Harun mengaku ragu dengan hasil sejumlah survei mengenai elektabilitas bakal calon presiden (capres) Koalisi Perubahan Anies Baswedan.
"Anies lagi kepepet, katanya kepepet bahwa elektabilitasnya paling rendah ya itu menurut survei-survei yang ya begitulah, survei itu entah benar atau enggak kita enggak paham juga," katanya, dikutip Liberte Suara, Jumat (1/9/2023).
Ia melanjutkan, perlu kehati-hatian dalam mencermati hasil survei elektabilitas Anies yang dikatakan rendah. Itu terjadi setelah Refly melihat survei mantan Gubernur DKI Jakarta tidak berada di posisi ketiga.
"Walaupun benar barangkali angkanya enggak gitu-gitu amat juga ya seperti yang dikatakan tim Anies sendiri ya, dan saya juga pernah melihat tuh survei justru Anies tidak nomor tiga intinya begitu," tambahnya.
Terkait hal itu, Refly meyakini, Anies memang tidak berada di urutan ketiga, namun ia juga tidak diposisi pertama.
Yang membedakan adalah posisi itu masih masuk dalam selisih kerangka margin of error atau batas kesalahan.
"Tidak nomor tiga dan dengan memang tidak nomor satu, tetapi dengan nomor satu sebenarnya masih dalam kerangka margin of error," pungkas pakar hukum tata negara itu.