Bertemu Prabowo di Istana, PM Albanese: Kami Selalu Merasa Sangat Disambut di Sini

Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:22 WIB
Bertemu Prabowo di Istana, PM Albanese: Kami Selalu Merasa Sangat Disambut di Sini
Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese, di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (6/2/2026). [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menerima PM Australia Anthony Albanese di Istana Kepresidenan pada Jumat, 6 Februari 2026.
  • Pertemuan utama fokus pada penguatan kerja sama keamanan melalui penandatanganan perjanjian resmi atau traktat antara kedua negara.
  • PM Albanese berada di Indonesia selama tiga hari (5–7 Februari 2026) untuk memperdalam kemitraan strategis dengan Indonesia.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese, di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (6/2/2026). 

Dalam pertemuan empat mata (tete-a-tete) tersebut, suasana hangat tampak menyelimuti kedua pemimpin negara sahabat ini.

Mengawali pembicaraan, Presiden Prabowo menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada PM Albanese. Hal ini dikarenakan Prabowo tidak bisa menyambut kedatangan Albanese secara personal saat mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma pada Kamis malam sebelumnya.

"Saya mohon maaf karena tidak menjemput anda di bandara juga, tetapi saya ada pertemuan di Istana," ujar Prabowo ke Albanese.

Merespons hal tersebut, PM Albanese menyatakan dirinya sama sekali tidak merasa keberatan. Sebaliknya, ia justru memberikan apresiasi tinggi atas sambutan yang diberikan pemerintah Indonesia selama ia berada di Jakarta.

"Tidak, Tuan Presiden, ini sungguh luar biasa kita bisa bertemu. Saya telah bertemu puluhan orang dan kami selalu merasa sangat disambut di sini," respons Albanese kepada Prabowo.

Dalam pertemuan tersebut, PM Albanese menekankan pentingnya posisi Indonesia sebagai tetangga sekaligus sahabat dekat bagi Australia. Kunjungan ini merupakan kali kelima bagi Albanese ke Indonesia selama menjabat sebagai Perdana Menteri.

Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah penguatan kerja sama di bidang keamanan melalui penandatanganan perjanjian resmi atau traktat.

"Hari ini dengan penandatanganan, kita semakin memperkuat hubungan yang ada dan ini sangat penting," lanjut Albanese.

Baca Juga: Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik, Prabowo dan PM Albanese Resmi Teken Traktat Keamanan Bersama

Sebelum melakukan pertemuan inti, PM Albanese disambut dengan upacara kenegaraan yang meriah di Istana Merdeka sekitar pukul 09.00 WIB. Prosesi penyambutan tersebut melibatkan 17 pasukan bermotor, 40 pasukan berkuda, hingga penampilan tarian daerah asal Nusa Tenggara Barat (NTB) serta alunan musik marching band.

Berdasarkan informasi resmi, PM Albanese berada di Indonesia selama tiga hari, yakni 5-7 Februari 2026, atas undangan langsung Presiden Prabowo Subianto. Fokus utama kunjungan ini adalah untuk memperdalam kemitraan strategis, khususnya mengenai keamanan bersama kedua negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI