Aktor Arya Saloka secara tiba-tiba membahas soal pembalasan dendam usai sebuah akun yang diduga milik kerabat Putri Anne menyindirnya.
Diketahui sebuah akun Instagram diduga merupakan akun milik kerabat Putri Anne dan mengucapkan ujaran kebencian pada Arya Saloka. Akun yang dimaksud yaitu akun Instagram @miumiu_cicil.
Dalam unggahannya, akun tersebut mengatakan dirinya membenci seseorang yang meninggalkan darah dagingnya sendiri dan tidak membela orang yang menemani di saat susah.
“Gue engga pernah nyangka, gue bisa sebenci ini ama elo. Terutama karena elo tega ninggalin darah daging elo sendiri. Terutama karena elo ga pernah belain orang yang paling ada waktu elo susah,” kata pemilik akun melalui Instagram Stories.
Baru-baru ini, Arya mengunggah ulang unggahan akun @dangsuryanaa yang berisi tentang pembalasan dendam. Video tersebut menceritakan kisah Nabi Muhammad SAW yang berniat membalas dendam atas kematian pamannya.
Diceritakan dalam video pada tahun 625 M, Hamzah bin Abdul Muthalib gugur dalam Perang Uhud kendati sempat menumbangkan 31 orang kafir quraisy.
Sayangnya, setelah peperangan selesai, Nabi Muhammad SAW justru menemukan jasad pamannya dalam keadaan mengenaskan.
"Setelah peperangan selesai, Rasulullah menemukan jasad pamannya dalam keadaan mengenaskan di dasar lembah. Di mana perutnya terdapat bekas tombak, dan juga dadanya dalam keadaan terbelah setelah jantungnya diambil, sebagai bentuk pembalasan," bunyi cerita dalam video, dikutip Suara Liberte dari akun Instagram @arya.saloka, Senin (4/9/2023).
Saat mengangkat jasad pamannya itu, Nabi Muhammad SAW menangis pilu. Sahabat mengaku belum pernah melihat Nabi Muhammad SAW sesedih itu. Nabi Muhammad kemudian mengungkapkan niatnya untuk melakukan pembalasan atas kematian pamannya yang mengenaskan.
Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi 1 Oktober, Sudah Siap?
Beruntungnya, niat tersebut tak terlaksana lantaran Allah SWT menurunkan Surah An-Nahl yang berisikan nasihat.
"Tapi langsung dinasihati oleh Allah melalui surat An-Nahl. Setelah peristiwa itu, turun pula Surah An-Nah yang artinya: 'Ketika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan hal yang setimpal. Namun jika kamu mampu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang bersabar (Q.S An-Nahl:126)."
Arya sendiri tak menyebutkan tujuannya membagikan kisah tersebut.