Heran Surat Anies Baswedan ke AHY Bisa Bocor, Tim Koalisi: Disepakati Tidak Ada Dokumentasi!

Suara Liberte

Kamis, 07 September 2023 | 11:02 WIB
Heran Surat Anies Baswedan ke AHY Bisa Bocor, Tim Koalisi: Disepakati Tidak Ada Dokumentasi!
Bakal calon presiden Anies Baswedan menonton pertandingan Voli SEA V League antara timnas Indonesia dan Vietnam bersama SBY dan AHY di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Babakan Madang, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/7/2023). (Suara.com/Dea)

Anggota tim delapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Sudirman Said angkat suara soal surat tulisan tangan yang disebut ditulis oleh Anies Baswedan yang meminta agar Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jadi Cawapres pendampingnya.

Untuk diketahui, kekinian Demokrat telah mencabut dukungan dari Anies Baswedan dan memisahkan diri dari KPP seiring gejolak terkait diputuskannya Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menjadi Cawapres pendamping Anies Baswedan. Sebelumnya, diketahui tersebar tulisan tangan Anies yang meminta agar AHY jadi pendampingnya di 2024, sesuatu yang pada akhirnya membuat Demokrat kecewa dengan keputusan memilih Cak Imin.

Mengenai surat tersebut, Sudirman mengungkapkan surat itu disepakati bahwa tak ada pengambilan foto atau dokumentasi.

“Ini maaf saya tidak bermaksud menyalahkan siapa-siapa, sebetulnya kami bersepakat untuk note mas Anies ditunjukkan saja ke Mas AHY dan ditarik lagi untuk disimpan, yang menyimpan disepakati saya, kemudian balasannya juga dari AHY dibawa ke Anies untuk dibaca saja untuk ditarik kembali lalu disimpan,” ujar Sudirman di kanal Youtube Hersubeno Point FNN, dikutip Rabu (6/9/23).

“Dan disepakati tak ada foto atau dokumentasi, baik dalam proses atau dokumen itu, jadi dokumen yang mirip itu saya nggak yakin itu surat kita, karena tidak ada proses foto. Itu kita lakukan dan masih saya simpan aslinya, itu yang disebarkan foto. Menurut kesepakatan tidak ada foto atau dokumentasi, ini jadi pernyataan kok ada dokumen seperti mirip seperti note Pak Anies,” tambahnya.

Sudirman pun mengungkapkan konteks dari surat tersebut. Ia tak menampik bahwa memang nama AHY merupakan opsi terdepan jadi Cawapres dalam pembahasan tim 8. Hanya saja masih ada belum kesepakatan di internal koalisi.

Demokrat menurut Sudirman ngotot agar deklarasi segera dilaksanakan, sementara NasDem memilih agar AHY diumumkan nanti saja.

Karenanya, surat itu muncul menurut Sudirman merupakan jalan tengah dari situasi belum cocoknya waktu penetapan pasangan Capres-Cawapres.

“Tapi saya bilang tadi, ketika mulai dinegosiasikan soal deklarasi, Gap itu tak bisa segera tertutup, intinya makin kuat bahwa Demokrat ingin segera Deklarasikan dan pihak NasDem tak mau segera dideklarasikan,” jelasnya.

baca juga

“Karena itu kemudian kia ambil jalan tengah, supaya tidak terkesan formal maka buat korespondensi antar dua sahabat, kami menyebutnya personal note. Makanya pribadi sekali, berisi ajakan dan dibalas juga dengan personal note,” tambahnya.

Menurut Sudirman, NasDem khususnya sang Ketua Umum Surya Paloh tak pernah menolak AHY sebagai Cawapres, hanya saja ia meminta jika AHY yang dipilih maka dekalrasi tak perlu segera dilakukan.

Di sisi lain, Demokrat bahkan SBY sudah memberikan tenggat waktu dan memberi signal akan mencari opsi lain jika AHY tak segera dideklarasikan. Hal ini menurut Sudirman jadi Gap yang besar di koalisi.

“Saya katakan, Demokrat seperti ada tenggat kalau pekan ini tidak ada kejelasan maka mungkin mereka minta izin membuat opsi lain,” ujar Sudirman. 

“Maka terjadilah pertemuan Selasa Sore, dan agak ringkas karena menghighlite atau menyimpulkan masing-masing bahwa Gapnya satu hal saja, soal dekalrasi dan soal penerimaan yang belum bulat dari NasDem terhadap AHY,” tambahnya.

Demokrat Bongkar Surat Anies ke AHY

Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Demokrat, Andi Arief membongkar surat yang ditulis tangan oleh Anies Baswedan di mana meminta agar Ketua Umum mereka, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk jadi pendampingnya (Cawapres) 2024.

Sebagaimana diketahui, Demokrat geram bukan main mengetahui Muhaimin bakal jadi Cawapres Anies. Pernyataan sikap terbuka mengenai kekecewaan Demokrat juga telah disebarluaskan, bahkan baliho Demokrat bergambar Anies juga langsung diturunkan.

“Mas AHY YTH. Semoga dalam keadaan sehat, tetap produktif, dan selalu dalam keberkahannya. Melalui pesan singkat ini, kami bermaksud menyampaikan harapan agar Mas AHY berkenan untuk menjadi pasangan dalam mengikuti Pilpres 2024. Teriring Salam Hormat,” demikian tulis surat tersebut yang di bawahnya tercantum tanda tangan Anies, dilihat di akun twitter Andi Arief, beberapa waktu lalu.

Di bawah tulisan tangan surat tersebut juga tercantum keterangan bahwa surat tersebut ditulis Anies dan disaksikan oleh dua orang.

“Surat ini dibuat tanggal 25 Agustus 2023 dan disaksikan oleh dua orang,”.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituding Mau Keroyok Ganjar Gegara Foto Bareng Anies dan JK, Budiman Sudjatmiko: Please...

Dituding Mau Keroyok Ganjar Gegara Foto Bareng Anies dan JK, Budiman Sudjatmiko: Please...

News | Rabu, 06 September 2023 | 17:46 WIB

Cak Imin Berpotensi Tersangka Usai Jadi Cawapres Anies, Ini Kata Eks Penasihat KPK

Cak Imin Berpotensi Tersangka Usai Jadi Cawapres Anies, Ini Kata Eks Penasihat KPK

Video | Rabu, 06 September 2023 | 16:10 WIB

Klaim Tak Pernah Paksakan AHY Jadi Cawapres Anies, Demokrat: Jangan Fitnah Kami!

Klaim Tak Pernah Paksakan AHY Jadi Cawapres Anies, Demokrat: Jangan Fitnah Kami!

Kotak Suara | Rabu, 06 September 2023 | 16:01 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×