AHY Hampir Jadi Cawapres, Orangnya Anies Baswedan Beber Gap Besar yang Jadi Halangan, Ternyata Oh Ternyata...

Suara Liberte

Kamis, 07 September 2023 | 14:10 WIB
AHY Hampir Jadi Cawapres, Orangnya Anies Baswedan Beber Gap Besar yang Jadi Halangan, Ternyata Oh Ternyata...
Bakal calon presiden Anies Baswedan dan Ketum partai Demokrat AHY (Bidik layar)

Anggota tim delapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Sudirman Said membeberkan apa yang terjadi di KPP sebelum Bacapres mereka, Anies Baswedan mengumumkan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres pendampingnya.

Sebagaimana diketahui, Demokrat geram bukan main mengetahui Muhaimin bakal jadi Cawapres Anies. Hal ini karena mereka mengklaim bahwa Anies sebelumnya sudah memilih AHY sebagai Cawapres tetapi tiba-tiba justru Muhaimin Iskandar yang dipilih. Kekinian, Demokrat telah resmi mencabut dukungan ke Anies dan cabut dari KPP.

Sudirman tak menampik bahwa memang, Ketua Umum Partai Demokrat tersebut jadi opsi terdepan untuk jadi Cawapres. 

Menurut Sudirman, NasDem khususnya sang Ketua Umum Surya Paloh yang mana lakukan pertemuan dengannya sebelum keputusan Cak Imin jadi Cawapres, tak pernah menolak AHY sebagai Cawapres, hanya saja ia meminta jika AHY yang dipilih maka deklarasi tak perlu segera dilakukan.

Di sisi lain, Demokrat bahkan SBY sudah memberikan tenggat waktu dan memberi signal akan mencari opsi lain jika AHY tak segera dideklarasikan. Hal ini menurut Sudirman jadi Gap yang besar di koalisi.

“Intinya saya menyampaikan (ke Surya Paloh) satu keterangan bahwa pekerjaan begitu banyak, kalau kita menunda deklarasi terlalu mepet ini waktunya nggak cukup, Bang Surya pun mengamini dan segera dikerjakan. Saya bilang ada satu suasana di mana demokrat sebelum dipastikan deklarasinya sulit untuk menyatukan, akhirnya saya bilang apa sikap Bang Surya terhadap AHY. ‘Saya tidak menolak AHY, anak itu berpotensi dan jelas track recordnya, tapi kalau saya dipaksa deklarasi sekarang saya belum siap’. Saya tanya apakah dengan demikian Abang membuka opsi muncul orang lain? ‘Kalau ada yang lebih baik kenapa tidak?’,” ujar Sudirman di kanal Youtube Hersubeno Point FNN, dikutip Rabu (6/9/23).

“Di situ saya katakan Demokrat seperti ada tenggat kalau pekan ini tidak ada kejelasan maka mungkin mereka minta izin membuat opsi lain. Maka terjadilah pertemuan Selasa Sore, dan agak ringkas karena menghighlite atau menyimpulkan masing-masing bahwa Gapnya satu hal saja, soal deklarasi dan soal penerimaan yang belum bulat dari NasDem terhadap AHY,” tambahnya.

Sudirman mengungkapkan Anies tak lepas begitu saja terhadap Demokrat usai Cak Imin jadi Cawapresnya. Hal itu Said ungkapkan karena tersebar narasi bahwa Anies tak mau berkomunikasi dengan Demokrat soal Muhaimin.

“Hari Jumat sebelum sidang majelis tinggi Demokrat, Pak Anies berusaha keras mengirim WA, menelepon, mengirim pesan lewat ajudan untuk jam berapa pun ingin bertemu,” ujar Sudirman di kanal Youtube Hersubeno Point FNN, dikutip Rabu (6/9/23).

baca juga

Menurut Sudirman, Anies saat itu masih percaya bahwa Demokrat bisa terus bersama KPP meskipun dalam situasi krisis. Situasi krisis yang dimaksud adalah saat SBY sendiri melakukan konfrensi pers terkait apa yang terjadi versi Demokrat.

“Ketika keadaan begitu krisis bahkan Pak SBY menyampaikan arahannya dan disiarkan langsung lewat Youtube Pak Anies menyatakan “sudah cooling down dulu nanti kita lihat, saya merasa kita bisa berbagai tugas dengan Mas AHY’,” jelasnya.

Sementara itu, Politisi Demokrat yang juga eks Anggota tim delapan perwakilan Demokrat, Iftitah Sulaiman mengungkapkan bahwa permintaan pihak Anies untuk bertemu pihaknya bukan lagi untuk diskusi.

 "Ketika Pak Sudirman Said meminta waktu untuk ketemu dengan AHY, saya katakan 'Apakah bertemu itu untuk memberi tahu atau untuk mendiskusikan keputusan'?" ujar Iftitah di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

"Jawabannya untuk memberi tahu (keputusan Anies memilih Muhaimin). Artinya keputusan tidak bisa diubah, keputusan tidak bisa diubah," sambungnya.

Diketahui, Rapat Majelis Tinggi Partai Demokrat menghasilkan dua poin keputusan terkait sikap sepihak Partai Nasdem yang dikabarkan sepakat berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Keputusan pertama, mereka resmi mencabut dukungan terhadap bakal calon presiden (capres), Anies Rasyid Baswedan, kedua mereka tak lagi berada di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

"Partai Demokrat mencabut dukungan kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024," ujar Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jumat (1/9/2023) malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sempat Heboh Hoax Sebut AHY Mayor Karbitan, Sudirman Said Kaget: Saya Tahu dari Jusuf Kalla

Sempat Heboh Hoax Sebut AHY Mayor Karbitan, Sudirman Said Kaget: Saya Tahu dari Jusuf Kalla

Liberte | Kamis, 07 September 2023 | 06:10 WIB

Kriteria Cawapres Terus Mengerucut ke AHY, Anies Disebut Butuh Suara NU: Karena Rekam Jejak Hitam di Mata NU

Kriteria Cawapres Terus Mengerucut ke AHY, Anies Disebut Butuh Suara NU: Karena Rekam Jejak Hitam di Mata NU

Liberte | Selasa, 25 Juli 2023 | 12:33 WIB

AHY Masuk 5 Bakal Cawapres Ganjar, Sekjen Demokrat Singgung Soal Godaan: Kadang Buat Jadi Mikir Juga

AHY Masuk 5 Bakal Cawapres Ganjar, Sekjen Demokrat Singgung Soal Godaan: Kadang Buat Jadi Mikir Juga

Liberte | Selasa, 25 Juli 2023 | 06:28 WIB

Terkini

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:13 WIB

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

×