Pengamat Sebut Tak Mudah untuk Demokrat Goda PKS Mencabut Dukungan dari Anies Baswedan

Suara Liberte | Suara.com

Jum'at, 08 September 2023 | 16:16 WIB
Pengamat Sebut Tak Mudah untuk Demokrat Goda PKS Mencabut Dukungan dari Anies Baswedan
Bakal calon presiden Anies Baswedan (Suara.com/Yaumal)

Pengamat komunikasi politik dan militer dari Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting menilai tak mudah bagi Partai Demokrat merayu PKS untuk mencabut dukungan dari Anies Baswedan.

Sebagaimana diketahui, pasca Demokrat tarik dukungan dari Anies terkait pemilihan Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres, muncul wacana membentuk poros ke empat di mana Demokrat, PKS, dan PPP bersatu.

Menurut saya PKS tidak semudah itu untuk ditarik-tarik,” ujar Ginting saat tampil di kanal Youtube Hersubeno Point FNN, dikutip Kamis (7/9/23).

Ginting mengungkapkan demikian karena melihat proses panjang yang dipegang PKS dalam memutuskan suatu hal penting termasuk soal Capres-Cawapres yang akan mereka dukung.

Menurutnya, PKS tak mau direcoki oleh pihak-pihak lain dalam urusan ini.

“Karena proses di PKS panjang harus melewati majelis syura, sekarang saja PKS sedang mempersiapakan rapat majelis syura untuk membawah posisi Muhaimin sebagai Cawapres Anies Baswedan, mereka tidak mau direcoki,” jelasnya.

Ginting juga mengungkapkan bahwa memunculkan poros baru dengan sosok baru di luar 3 kekuatan besar yang ada sangat sulit.

Ginting menyebut wacana Demokrat, PKS, dan PPP bersatu sebagai halusinasi politik.

“Koalisi Demokrat, PPP, PKS itu seperti halusinasi politik. Ini secara terori mudah untuk dilakukan tapi dalam praktiknya sulit sekali. Publik tidak akan melihat dari 3 figur ini, kalau ada poroslain, itu tipis kemungkinan dia bisa bersaing untuk pilpres,” ungkapnya.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tinggalkan Anies Baswedan, Demokrat Disebut Bakal Punya Banyak Musuh

Tinggalkan Anies Baswedan, Demokrat Disebut Bakal Punya Banyak Musuh

| Jum'at, 08 September 2023 | 07:26 WIB

PPP Mulai 'Kasak-kusuk' Soal Kans Demokrat Dukung Ganjar

PPP Mulai 'Kasak-kusuk' Soal Kans Demokrat Dukung Ganjar

Kotak Suara | Jum'at, 08 September 2023 | 06:13 WIB

Demokrat Cabut Dukungan dari Anies Baswedan, Mimpi SBY Satu Gerbong dengan Jokowi-Megawati Diungkit

Demokrat Cabut Dukungan dari Anies Baswedan, Mimpi SBY Satu Gerbong dengan Jokowi-Megawati Diungkit

| Jum'at, 08 September 2023 | 06:10 WIB

Terkini

Ogah Menyerah, Nurhadi Siap Lawan Balik Lewat Kasasi Usai Vonis 5 Tahun Diperkuat

Ogah Menyerah, Nurhadi Siap Lawan Balik Lewat Kasasi Usai Vonis 5 Tahun Diperkuat

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:41 WIB

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:30 WIB

Koalisi Ormas Islam Laporkan Hercules Terkait Dugaan Persekusi dan Ancaman Senjata Api

Koalisi Ormas Islam Laporkan Hercules Terkait Dugaan Persekusi dan Ancaman Senjata Api

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:28 WIB

MacBook Pro Layar OLED Segera Masuk Produksi Massal, Pakai Chip Apple Anyar

MacBook Pro Layar OLED Segera Masuk Produksi Massal, Pakai Chip Apple Anyar

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:23 WIB

Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026

Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:18 WIB

Babak Akhir Siwalan Party: Hukuman untuk 25 Terdakwa Pesta Gay Surabaya

Babak Akhir Siwalan Party: Hukuman untuk 25 Terdakwa Pesta Gay Surabaya

Jatim | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB

Eksploitasi Luka Pribadi: Menyoroti Sisi Gelap Tren Sadfishing di Medsos

Eksploitasi Luka Pribadi: Menyoroti Sisi Gelap Tren Sadfishing di Medsos

Your Say | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB

KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi

KPK Dalami Penukaran Uang Pejabat Bea Cukai yang Jadi Tersangka Korupsi

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:09 WIB

Tragedi Carok di Lumajang: Istri Korban Sebut Ada Eksekutor Ketiga yang Habisi Suaminya Secara Keji

Tragedi Carok di Lumajang: Istri Korban Sebut Ada Eksekutor Ketiga yang Habisi Suaminya Secara Keji

Jatim | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:06 WIB