Presiden Joko Widodo menyebut konflik antara warga dan aparat di pulau Rempang, Batam, pekan lalu terjadi terjadi karena komunikasi yang kurang baik. Jokowi menjelaskan kesepakatan terkait relokasi warga tak tersampaikan jelas.
Jokowi pun menguaskan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia untuk menjelaskan langsung kepada warga Rempang terkait pelaksanaan proyek investasi “Komunikasi yang kurang baik. Saya kira kalau warga diajak bicara, diberikan solusi karena sebetulnya sudah terjadi kesepakatan,”Kata Jokowi.
Jokowi mengatakan sebenarnya sudah ada kesepakatan untuk ganti rugi. Warga akan diberikan ganti lahan seluas 500 meter dengan bangunan tipe 45. Meski demikian, kebijakan itu tak tersampaikan dengan baik.
Sekedar informasi program pengembangan Kawasan Rempang diluncurkan pada 12 April 2023.
Pemerintah menargetkan investasi yang masuk ke Kawasan Rempang bisa mencapai Rp381 triliun dan menyerap 306 ribu tenaga kerja sampai 2080. Dipulau ini rencanannya dibangun Rempang Eco City pada lahan seluas 17 ribu hectare. Kota itu akan berisi Kawasan industri, perdagangan, jasa dan pariwisata.
Proyek itu masuk daftar proyek strategis nasional, sesuai dengan Perarturan Menteri Perekonomian Nomor 7 Tahun 2023.