Wacana penghapusan TikTok Shop oleh pemerintah belakangan memang santer dibicarakan. Melaney Ricardo sebagai salah satu affiliator pun ikut bersuara.
Ia mengungkap bahwa pendapatan yang diperolehnya dari mempromosikan barang tidaklah sebesar yang selama ini orang bayangkan. Pasalnya, Melaney Ricardo mengakui bahwa sebagai affiliate dirinya hanya mendapat komisi beberapa persen saja.
"Aku itu affiliate cuma berapa persen. Sebetulnya uang diuntungkan adalah produknya. Kita artis dibayarnya jauh harganya dibandingkan endorse. Ada yang nggak bayar, kami hanya dapat potongan. Tahu nggak potongannya berapa? 25 persen," ucap Melaney Ricardo dalam program Rumpi Trans TV.
Nominal itu pun disebut tak senilai dengan perjuangannya yang harus melakukan live selama berjam-jam. Pendapatan dari TikTok juga ia sebut masih jauh dari penghasilannya sebagai presenter.
"Jadi kalau saya jualan berjam-jam, 3 jam mulut sampai berbusa dapat Rp10 juta, jangan pikir aku dapat Rp10 juta, 25 persennya cuy. Sedangkan kalau nge-MC udah dapat berapa juta, ya nggak bisa apple to apple," imbuhnya.
Lebih lanjut, ditanyai soal penghapusan TikTok Shop, Melaney berharap pemerintah bisa lebih bijak mengambil keputusan. Sebab menurutnya, e-commerce ini bisa membawa dampak baik jika memang diterapkan dengan sistem yang tepat.
"Duduk bareng, kita obrolin, sistemnya jelas supaya semuanya bahagia dan bisa mencari uang yang halal. Saling membangun, artis mungkin bisa membantu UMKM juga, kita butuh sistem yang jelas tentunya," tuturnya.
Sementara itu, isu pelarangan TikTok Shop memang semakin gencar dibicarakan. Hal itu lantaran platform ini dianggap membuat toko-toko offline seperti Pasar Tanah Abang menjadi sepi pembeli hingga menyebabkan banyak penjual mengeluh.
Baca Juga: Asma Nadia Sebut Amanda Manopo akan Main Lagi di Ikatan Cinta Season 2, Simak Faktanya!