Menkominfo Budi Arie Setiadi memastikan akan adanya kocok ulang kabinet atau reshuffle pasca pengunduran diri mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Terkait waktunya, sepenuhnya Presiden sebagai pemilih hal prerogatif.
Budi bilang belum dapat bocoran soal reshuffle setelah Syahrul Yasin Limpo mengundurkan diri. Namun dengan kosongnya jabatan Manteri Pertanian, ia memastikan presiden akan melakukan prombakan kabinet. Soal waktu dan penggantian Syahrul Yasin Limpo, Budi Arie menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden.
"(Reshuffle) Iya lah. Ya pasti dong. (Definitif) Ya belum, nunggu bapak (Presiden) dong," ujar dia. "Masih nunggu. Kan sekarang masih PLT. PLT kan perlu waktu sebulan, dua bulan," lanjut Budi. Terkait adanya isu tawaran kepada Partai Demokrat untuk masuk ke kabinet, Budi menyampaikan bahwa hal itu juga merupakan keputusan Presiden.
"Ya semua isu boleh aja. Kan pokoknya semua itu lah. Pokonya semua itu putusan terbaik dari Pak Presiden," kata dia. Sebelumnya KPK disebut telah menetapkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebagai tersangka kasus korupsi penerimaan hadiah atau janji di Kementrian Pertanian tahun anggaran 2019-2023. Kasus ini masuk tahap penyelidikan pada awal 2023.
Setengah tahun penyelidikan, KPK menggelar ekspose perkara pada 13 Juni lalu. Hasil ekspose kasus tersebut diputuskan naik ke tahap penyidikan dengan tiga tersangka.