Staf Operasi (Sops) Polri merencanakan pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024 dalam rangka pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dimulai pada tanggal 17 Oktober. “Untuk pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024 rencananya digelar pada tanggal 17 Oktober 2023,” kata Kepala Bagian Analisis dan Evaluasi (Anev) Sops Polri Kombes Pol. M Firman dalam dialog publik bertajuk “Pilpres 2024: Memperkuat Pemilu Damai dan Demokrasi Menuju Indonesia Maju” yang diselenggarakan DivHumas Polri di Jakarta, Rabu (11/10).
Pelaksanaan Operasi Mantap Brata ini dilakukan jelang pendaftaran calon presiden dan wakil presiden yang dijadwalkan tanggal 19--25 Oktober. Firman menjelaskan, Operasi Mantap Brata 2023-2024 ini direncanakan berlangsung selama 222 hari dengan melibatkan 434.197 personel dari mulai tingkat Mabes Polri hingga Polda jajaran.
Mantan Kepala Operasi Damai Cartenz 2022 itu menjelaskan, operasi pengamanan pemilu (Operasi Mantap Brata) dilaksanakan dengan konsep keterpaduan antara Polri dan seluruh pemangku kepentingan terkait maupun keterpaduan antara kegiatan kepolisian dan operasi kepolisian Operasi Mantap Brata 2023-2024 digelar di 34 Polda yang dibagi kepada prioritas 1 dan prioritas 2.
Penentuan prioritas 1 dan prioritas 2 berdasarkan kepada tingkat kerawanan gangguan pada Pemilu 2024, yang mana ada 12 Polda merupakan prioritas pertama, prioritas 1 merupakan prioritas yang sangat rawan.