Reza Indragiri kembali buka suara soal kasus kematian Mirna Salihin. Sama seperti sebelumnya, ia tampak masih konsisten meyakini bahwa Jessica Wongso tidak terlibat dalam kasus tersebut.
Berdasarkan keilmuannya, Psikolog Forensik itu menyatakan bahwa penggunaan racun sianida dalam kematian Mirna Salihin hanyalah sebagai sebuah alibi.
"Karena saya berkeyakinan berdasarkan sekian banyak studi tentu saja bahwa orang yag menggunakan instrumen racun, bukan celurit, bukan badik dan sejenisnya adalah karena racun yang memudahkan bagi dia untuk membangun alibi," ucap Reza Indragiri.
Pelaku menggunakan racun tersebut pun diakui bertujuan untuk menghilangkan jejak dari lokasi kematian Mirna.
"Jadi misalnya setelah dibubuhkan racun itu ke minuman atau makanan inilah yang memungkinkan si pelaku untuk melarikan diri dari TKP sehingga dia tidak dilihat oleh saksi, tidak terekam oleh CCTV. Dia tidak menyaksikan momen mau yang dialami oleh target," beber Reza.
Hal inilah kemudian yang membuatnya yakin Jessica Wongso bukan pembunuh Mirna. Sebab, ia secara terang-terangan hadir menemui Mirna di detik-detik kematiannya terjadi.
"Menjadi tidak masuk akal kalau ada orang yang menggunakan racun, lalu dia tongkrongi itu. Apa gunanya dia menggunakan racun?" tutur Reza Indragiri.
Sayangnya, keputusan pengadilan pada 2016 silam telah memvonis Jessica Wongso bersalah. Namun, kasus itu kini memang kembali dibicarakan lantaran banyak orang yang mulai menyadari ada kejanggalan dari kematian Mirna Salihin usai menyaksikan film dokumenter Ice Cold.