6 Model Jins Paling Populer

Ririn Indriani

Selasa, 15 April 2014 | 21:05 WIB
6 Model Jins Paling Populer
Ilustrasi berbagai model celana jins. (Sumber: The Richest)

Suara.com - Selama 50 tahun terakhir, jins telah menjadi simbol gaya fesyen di negara barat.

Bermula dari Levi Strauss, sang penemu celana jins pertama yang dilahirkan di Buttenheim, di wilayah Franconian dari Bavaria, Jerman pada 26 Februari 1829. Kini celana jins telah berkembang sedemikian pesatnya mulai dari segi  model, desain, warna dan bahannya.

Celana jins  itu sendiri saat ini tidak hanya merek Levis yang dikenal masyarakat dunia, tetapi ada begitu banyak merek ternama lainnya yang tersebar di seluruh dunia.

Lantas, model-model celana jins apa saja yang pernah berjaya dan digandrungi banyak orang? Berikut enam model jins paling populer sepanjang masa seperti dilansir dari Therichest.com.

1. Bell Bottoms
Pada tahun 1960, remaja putri memberontak terhadap pakaian rok. Mereka akhirnya beralih mengenakan celana jins dengan model yang dikenal dengan sebutan bell bottoms.

Lonceng adalah inspirasi dari model jins ini yang melebar dari batas lutut ke bawah. Bagian bokong dan paha sengaja dibuat ketat agar kesan lekuk lebih menonjol.

Model ternama dari Inggris, Twiggy, yang saat itu berusia 17 tahun pernah menjadi ikon dari gaya jins ini. Sosoknya yang kekanak-kanakan dengan potongan rambut pendek yang menantang sangat pas menggambarkan kecantikan perempuan konvensional saat itu.

2. Wide Leg
Jins yang awalnya dikenakan oleh remaja putri mulai meluas digunakan oleh masyarakat umum pada tahun 1970-an. Di era inilah mulai dikenal dengan model jins wide leg yang memiliki lingkar luas pada seluruh panjang kaki. Lebar celana jins ini bisa mengikuti panjang telapak kaki.

Jins wide leg ini pernah populer lagi di tahun 1990-an dengan gaya Skater, Raver dan Grup Gangster. Wide leg jins biasanya memiliki potongan lurus sedikit meruncing dari paha ke pergelangan kaki, tetapi sangat longgar pada bagian kaki sehingga bentuk tubuh Anda tidak mudah dilihat.

Farrah Fawcett pernah menjadi ikon dari model jins ini dengan rambut pirangnya yang melambangkan gaya remaja era 70-an saat dirinya menjadi bintang Charlie Angels.

3. Stonewashed Denim
Pada tahun 1980-an denim (yang dijadikan bahan untuk celana jins) mengalami perubahan penampilan. Bila sebelumnya memiliki warna yang solid, maka di era tersebut warna yang solid pada denim tidak lagi menjadi tren lantaran telah muncul tren baru yaitu jins belel dimana warnanya akan berubah atau memudar setelah dicuci.

Perubahan warna ini terjadi, karena dalam bahan denim tersebut terkandung jenis bahan kimia yang secara fisik dapat merubah warna bahan sehingga memberi efek memudar atau belel pada celana tersebut.

Celana jins belel ini di Amerika Serikat (AS) dikenal dengan sebutan stone washed jeans. Kali pertama jenis jins ini diperkenalkan di Amerika Serikat pada tahun 1982.

Sejak dikenalkan model ini, bermunculanlah berbagai merek lainnya yang menggunakan bahan kimia sama untuk memberi efek warna yang memudar pada celana panjangnya. Sebut saja merek seperti Calvin Klein, Guess, dan Gloria Vanderbilt.

Selebriti ternama seperti Cher dan Madonna merupakan ikon dari model celana ini di era 80-an.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tren Bag Charm Mendunia, Ternyata Bisa Bikin Isi Tas Lebih Praktis

Tren Bag Charm Mendunia, Ternyata Bisa Bikin Isi Tas Lebih Praktis

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Dari Fashion ke Wellness, Ariy Arka Menemukan Cara Baru Merawat Diri di Tengah Rutinitas

Dari Fashion ke Wellness, Ariy Arka Menemukan Cara Baru Merawat Diri di Tengah Rutinitas

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Semangat Kemerdekaan dalam Balutan Songket, Sarinah dan Buttonscarves Hadirkan Koleksi Bermakna

Semangat Kemerdekaan dalam Balutan Songket, Sarinah dan Buttonscarves Hadirkan Koleksi Bermakna

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Lewat Fashion Show Ini, Luka Korban Kekerasan Seksual Diterjemahkan ke Dalam Busana

Lewat Fashion Show Ini, Luka Korban Kekerasan Seksual Diterjemahkan ke Dalam Busana

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Dari Driver Ojol hingga Petani: Saat Makeup di JFC 2026 Bicara Soal Perjuangan Nyata Wanita

Dari Driver Ojol hingga Petani: Saat Makeup di JFC 2026 Bicara Soal Perjuangan Nyata Wanita

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern

Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:31 WIB

HUT ke-81 RI dan Merdeka dari Fast Fashion: Saatnya Bijak Beli Pakaian

HUT ke-81 RI dan Merdeka dari Fast Fashion: Saatnya Bijak Beli Pakaian

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terkini

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo

Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bahas Transformasi Digital, Kementerian PANRB Bahas Peluang Kerja Sama dengan TBI

Bahas Transformasi Digital, Kementerian PANRB Bahas Peluang Kerja Sama dengan TBI

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Komisi XI DPR Setuju Destry Damayanti Diangkat Jadi Gubernur BI

Komisi XI DPR Setuju Destry Damayanti Diangkat Jadi Gubernur BI

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Detik-detik Massa Aksi Coba Robohkan Pagar Gedung DPR RI

Detik-detik Massa Aksi Coba Robohkan Pagar Gedung DPR RI

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia

Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Istri Disebut Kufur Nikmat, Rigen Rakelna Semprot Netizen: Nggak Usah Ceramahin Istri Gue

Istri Disebut Kufur Nikmat, Rigen Rakelna Semprot Netizen: Nggak Usah Ceramahin Istri Gue

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Di Tengah Tarik-Menarik Muktamar ke-35 NU, Nama Gus Kikin Menguat: Dari Tebuireng untuk Nahdliyin

Di Tengah Tarik-Menarik Muktamar ke-35 NU, Nama Gus Kikin Menguat: Dari Tebuireng untuk Nahdliyin

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Esai 1.000 Kata Wajib 10 Sumber: Ketika Kuantitas Membunuh Analisis Kritis

Esai 1.000 Kata Wajib 10 Sumber: Ketika Kuantitas Membunuh Analisis Kritis

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:09 WIB

×