Suara.com - Bradley’s British Tea House akan memanjakan Anda pecinta teh di Ibu Kota.
Seperti namanya, tea house ini memang memiliki konsep yang unik. Terinspirasi dari banyak tea House di Inggris, dekorasi dan interior tea house yang berada di Jalan Kertanegara, Nomor 72, Senopati, Jakarta Selatan, ini memang bernuansa kental Inggris.
Ada cerita unik di balik didirikannya tea house yang baru dua bulan berjalan ini. Bisnis ini hadir di tangan beberapa mahasiswa yang sedang menjalani kuliah tingkat akhir.
Pihak perguruan tinggi memiliki kebijakan sebagai syarat kelulusan, dengan pilihan membuat skripsi atau business project.
Akhirnya, beberapa pengusaha muda ini pun sepakat memilih business project, dengan mendirikan Bradley’s British Tea House. Salah satunya ialah Raphael Samtani sebagai Operational Manager yang tim suara.com temui saat berkunjung ke tea house tersebut.
“Konsep ini muncul karena salah satu seorang teman kami sedang berlibur ke Inggris. Melihat banyak tea house menjadi salah satu bisnis di sana, dan dia melihat hal ini belum pernah ada di Indonesia. Dari situlah kita berpikir untuk membawa konsep ini ke Indonesia, dan coba untuk merealisasikannya,” ujarnya.
Untuk menu-menunya sendiri, saat ini Bradley’s British Tea House memiliki berbagai macam jenis teh, seperti Nayara White, Malabar Black, Oolong Tea, Fusion Tea, English Breakfast Tea, Earl Grey Tea dan masih banyak lagi.
Sedangkan untuk pelengkap minum teh, tea house ini menyediakan beberapa makanan ringan, seperti scones, muffin, ginger bread loaf, cookies, dan lainnya.
Selain menu-menu tersebut, ada pula tea set yang disediakan lengkap dengan makanan ringan dan tehnya. Ada Afternoon Tea Set 55 yang disajikan untuk satu orang.
Jika Anda datang bersama pasangan, Anda bisa memesan High Tea Set A 148 yang khusus disajikan untuk dua orang. Namun, jika datang bersama teman-teman, High Tea Set B 230, sepertinya cocok karena tea set ini disajikan bagi empat orang.
Teh favorit yang paling dipesan oleh pelanggan ialah Nayara White dan Earl Grey Tea.
Suara.com pun mencoba mencicipi Nayara White tea. Saat dituang dari tea pot, asap pun mengepul menimbulkan aroma harum yang khas. Cocok sekali disantap bersama cookies yang sudah cantik diletakkan di wadah bertingkat-tingkat.
Apalagi, saat suara.com datang, hujan baru saja mengguyur Kota Jakarta. Rasanya benar-benar ikut menghangatkan tubuh.
Menurut Raphael, nantinya Bradley’s British Tea House juga akan menambah menu agar menjadi lebih variatif, tentunya dengan menu yang masih khas Inggris, seperti sandwich atau pasta.
Sampai saat ini, Raphael mengaku menu yang ada masih datang dari supplier, karena ketidaktersediaannya kitchen set dalam tea house ini. Namun ekspansi dan kelengkapan saat ini sedang dibicarakan dan akan dilaksanakan.
Untuk kisaran harganya, Anda hanya perlu merogoh kantung sebesar Rp15.000 sampai Rp50.000 saja.
Dalam jangka waktu yang bisa dibilang baru, tea house ini sudah nampak ramai pengunjung. Mereka terlihat sangat menikmati semua yang disajikan pelayan ke atas meja.
Apalagi, Raphael menambahkan tea house memang khusus dibuat bagi mereka yang ingin menghabiskan waktu untuk berbincang. Agar tercipta suasana yang lebih hangat, teh dan beberapa makanan ringan memang menjadi salah satu hidangan yang pas.
“Sebenarnya target market kita adalah wanita dengan usia 30 tahun ke atas. Karena daya beli mereka kelihatannya tinggi. Karena itu, kita menyajikan tempat yang nyaman, suasana yang nyaman, kursi yang nyaman untuk berlama-lama mengobrol, tidak ada suara musik keras,” kata Raphael.
Meski begitu, tak jarang pengunjung yang datang juga terdiri dari kalangan muda. Bradley’s British Tea House buka dari pukul 14.00 hingga pukul 11.00 WIB setiap hari.
Melihat dekorasi luarannya yang unik, tentunya siapapun yang melihat akan tertarik untuk mampir. Tempat ini sangat cocok untuk Anda yang senang berkumpul bersama teman-teman ataupun keluarga. Selamat menikmati!