Ini Ciri-ciri Para Paedofil

Ririn Indriani

Senin, 05 Mei 2014 | 18:15 WIB
Ini Ciri-ciri Para Paedofil
Ilustrasi [shutterstock]

Suara.com - Kasus kekerasan seksual pada anak belakangan ini makin sering terjadi. Kenyataan ini tentu sangat memprihatinkan dan harus menjadi perhatian serius, karena menyangkut nasib korban seksual di masa depan. Para orangtua dan orang dewasa harus waspada dan peka terhadap orang-orang yang dicurigai berpotensi melakukan kekerasan seksual pada anak.

Tak mudah memang mengidentifikasi pelaku pelecehan seksual terhadap anak (paedofil), tapi biasanya pelaku memiliki kecenderungan perilaku tertentu. Pakar seksolog dan psikiatri, dr Naek L. Tobing mengatakan, biasanya pelaku paedofil terlihat baik, lugu dan lembut, serta penyayang anak-anak.

Jadi, menurutnya, memang tidak ada ciri khusus yang bisa dilihat dari pelaku paedofil.  "Cuma biasanya dia suka membantu anak-anak, dekat dengan anak-anak dan memang hidup di lingkungan  yang banyak anak seperti PAUD, TK, tempat penampungan anak-anak terlantar, karena mereka mencari kesempatan,” beber Naek kepada suara.com, belum lama ini.

Sulit Disembuhkan
Paedofil, menurut dr Naek, bisa dibedakan menjadi dua, yakni paedofil inklusif dan paedofil eksklusif. Paedofil inklusif bisa disebut bukan golongan yang parah.  Pelakunya, kata Naek, masih dapat terangsang oleh orang dewasa, namun terkadang ia juga mengincar anak-anak.  "Biasanyanya pelakunya adalah perempuan," tambahnya.

Sedangkan paedofil eksklusif, pelaku hanya dapat terangsang secara seksual dengan anak-anak yang umumnya berusia di bawah 11 tahun.  Pelakunya, jelas Naek, dapat melakukan tindakan seksual secara utuh seperti memainkan kelamin anak, menyuruh anak memainkan kelaminnya, sodomi, pemerkosaan, hingga pelaku ejakulasi.

Pelecehan atau kekerasan seksual pada paedofil eksklusif, tambah dia, dilakukan secara berulang atau sering, dan kebanyakan pelakunya adalah laki-laki. "Pelaku melakukan tindakannya memang diawali dengan memberi kenikmatan pada korbannya terlebih dahulu. Kebanyakan anak dirangsang di kemaluannya," beber Naek.

Menurutnya, anak laki-laki sekecil apapun, jika dirangsang di bagian penis tetap akan merasakan kenikmatan. "Ketika kena pada masa kecil, akan semakin melekat. Ini yang menjadi penyebab mengapa anak korban pelecehan seksual rentan menjadi pelaku phaedophilia ketika dewasa," terangnya.

Pelaku paedofil tidak pernah tahu akibat yang akan terjadi dengan korbannya. Yang jelas, kata Naek, orang yang menderita penyimpangan seksual ini sangat sulit disembuhkan, karena seks mirip dengan narkoba.  “Jadi, hanya hukum yang dapat memberantas paedofil. Karena paedofil itu pilihan dan pengalaman pelaku di masa lalu. Bagaimana bisa disembuhkan," ujar Naek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Predator Seksual" Sukabumi Sudah Telan 51 Korban

"Predator Seksual" Sukabumi Sudah Telan 51 Korban

News | Sabtu, 03 Mei 2014 | 17:40 WIB

Anak Korban Pelecehan Seksual Rentan Phaedophilia

Anak Korban Pelecehan Seksual Rentan Phaedophilia

Lifestyle | Kamis, 01 Mei 2014 | 14:19 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×