Array

Mencicipi Keunikan Rasa Lumpia dan Pastel Sulawesi

Ririn Indriani Suara.Com
Minggu, 11 Mei 2014 | 07:00 WIB
Mencicipi Keunikan Rasa Lumpia dan Pastel Sulawesi
Lumpia dan pastel khas Sulawesi. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Sebagian besar masyarakat pasti pernah mendengar bahkan pernah pula menyantap lumpia dan pastel. Dua camilan ini memang tak begitu asing di mulut kita, meski ada beberapa daerah yang memiliki pastel dan lumpia dengan kekhasannya sendiri.

Itulah yang membuat saya penasaran ingin mencicipi lumpia dan pastel khas Makassar saat menikmati akhir pekan  di arena Jakarta Food Festival, "Pasar Gambir" Kampoeng Tempo Doeloe yang terletak di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (10/5/2014).

Ketika asyik melihat-lihat suasana arena tersebut, tiba-tiba pandangan mata saya terhenti saat melihat salah satu stand bertuliskan ‘Lumpia Sulawesi’. Wah, menarik juga nih untuk dicoba, seperti apa rasanya ya? Ucap saya membatin sembari menghampiri stand tersebut.

Ketertarikan saya pada camilan tersebut karena selama ini, lumpia yang sering dijumpai adalah lumpia khas Semarang. Lantas, apa yang membuat lumpia ini berbeda?

Saat saya mencicipinya kulit lumpianya terasa sangat garing dan isinya pun memang agak berbeda dari Lumpia Semarang. Isi yang terdapat dalam Lumpia Sulawesi ada bengkuang, udang dan irisan rebung plus bawang putih yang membuat rasanya semakin lezat dan gurih.

Lumpia ini semakin mantap rasanya  saat saya mencocolnya dengan sambal taoco khas Makassar. Rasa manis pedasnya begitu memperkaya rasa sehingga mampu membangkitkan selera makan saya. Hidangan ini lebih nikmat disantap selagi hangat.

Selain Lumpia Sulawesi, ada pula Pastel Sulawesi dengan nama keren Pastel crispy croissant-like layered skin.

Ya, kulit pastel ini memang berlapis-lapis tidak seperti pastel biasa. Saat digigit, teksturnya begitu lembut di lidah. Dengan isian yang beragam, seperti telur, bihun, ayam, wortel yang semuanya dicincang halus. Hidangan gurih ini terasa tak berminyak saat di mulut.

Selain di arena Jakarta Food Festival, "Pasar Gambir" Kampoeng Tempo Doeloe, Anda juga dapat menemukan ruko camilan khas Sulawesi ini di Jalan Boulevard Raya Blok K4 No. 4, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sedangkan pusatnya memang berada di Makassar, tepatnya di Jalan Lasinrang No.11 C, Makassar, Sulawesi Selatan.

Tertarik ingin mencicipi hidangan lezat ini? Anda tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Harganya hanya Rp7000 per buah. Namun, bila Anda membelinya langsung di toko, harganya lebih murah, yakni Rp6000.

Cocok sekali untuk camilan saat bersama keluarga ataupun suguhan untuk arisan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI