Sudah Menjadi Milik Umum, Rendang Sulit Dipatenkan

Esti Utami

Rabu, 04 Juni 2014 | 21:30 WIB
Sudah Menjadi Milik Umum, Rendang Sulit Dipatenkan
Rendang (Foto: shutterstock)

Suara.com - Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal mengatakan masakan rendang yang telah dinobatkan sebagai makanan terlezat menurut jajak pendapat CNN tidak bisa dipatenkan, meski ada keinginan sejumlah pihak mematenkannya.

"Makanan itu tidak bisa dipatenkan seperti juga warisan budaya lain Bahasa Indonesia," kata Dino di acara jumpa pers Luvinary Indonesia Adventure di salah satu hotel di Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (4/6/2014).

Di acara yang berkaitan dengan kuliner Indonesia itu, Dino mengatakan makanan merupakan warisan yang perlu dilindungi tetapi tidak perlu sampai dipatenkan.

"Jangan pernah merasa takut jika ilmu memasak makanan Indonesia seperti rendang akan dicuri negara lain. Saya pikir upaya ingin mematenkan itu merupakan sebuah bentuk nasionalisme dan itu baik. Tapi kalau terkait makanan itu menurut saya bentuk nasionalisme tidak ditempatkan pada posisi yang pas," katanya.

Dia justru menyarankan masyarakat untuk terus mempopulerkan kuliner Indonesia sehingga lebih dikenal dunia, tanpa harus mematenkannya. Langkah ini, menurutnya, juga sebagai wujud kebanggaan pada kuliner Nusantara.

"Ada dua tipe manusia dalam hal ini, yaitu inlander dan enterpreneur. Bagi yang menjadi inlander kita akan merasa dijajah dunia, sementara bagi individu berjiwa enterpreneur akan mencoba menaklukkan dunia. Jika kita bisa berjiwa enterpreneur maka makanan seperti rendang bisa menjadi kelas dunia," kata dia.

Dino menambahkan, banyak makanan dari negara lain yang banyak ditemui di Indonesia dan tidak dipatenkan.  "Banyak kok makanan Cina di sini berikut restorannya. Mereka yang membuka restoran dengan menu kuliner Cina juga tidak perlu mendapatkan ijin menggunakan hak paten dari negara asalnya," katanya.

Senada dengan Dino, Kepala Kanwil Hukum dan HAM Sumatera Barat Sudirman D Hury mengatakan rendang tidak mungkin dipatenkan karena sudah menjadi domain atau milik umum. "Siapa saja bisa membuat rendang tersebut dan bisa mengakui itu adalah miliknya.  Upaya mematenkan rendang tidak bisa dilakukan atau didaftarkan atas HAKI," katanya.

Sementara itu, Kepala Desk Diaspora Indonesia Kementerian Luar Negeri Wahid Supriyadi mengatakan makanan asli Indonesia masih kalah populer dibanding makanan Asia lainnya seperti dari Thailand dan Jepang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lezatnya Rendang Bikinan Sendiri

Lezatnya Rendang Bikinan Sendiri

Lifestyle | Rabu, 04 Juni 2014 | 14:33 WIB

Rendang dan Nasi Goreng, Makanan Terlezat di Dunia

Rendang dan Nasi Goreng, Makanan Terlezat di Dunia

Lifestyle | Rabu, 04 Juni 2014 | 12:52 WIB

Rasakan "Kampoeng Nusantara" di  HARRIS Hotel  Kuta Bali

Rasakan "Kampoeng Nusantara" di HARRIS Hotel Kuta Bali

Lifestyle | Jum'at, 23 Mei 2014 | 14:04 WIB

Mencicip Hidangan "Dapur Raja" Majapahit

Mencicip Hidangan "Dapur Raja" Majapahit

Lifestyle | Rabu, 07 Mei 2014 | 16:00 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×