Geliat Ekonomi Kreatif di Kampung Wisata "Setu Babakan"

Esti Utami

Senin, 16 Juni 2014 | 16:40 WIB
Geliat Ekonomi Kreatif di Kampung Wisata "Setu Babakan"
Rumah bergaya khas Betawi di kawasan Setu Babakan, Jakarta. (Foto: Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Meski sejak pagi hujan mengguyur, Minggu (15/6/2014) kawasan Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jakarta Selatan sudah mulai semarak. Maklum, hari itu sedang digelar Festival Budaya Jakarta yang diselenggarakan untuk merayakan HUT DKI Jakarta ke-487.  Dalam festival itu ditampilkan budaya pindah rumah masyarakat Betawi, lengkap dengan budaya palang pintu.

Sebenarnya ada juga geliat lain yang tak terlihat di kawasan itu, yakni usaha ekonomi kreatif. Usaha itu tumbuh mengikuti perkembangan PBB Setu Babakan yang kini makin dikenal sebagai kawasan budaya Betawi, suku asli Jakarta.  Usaha ekonomi kreatif itu meliputi sektor kuliner, seperti dodol, kue kembang goyang, kue akar kelapa, dan bir pletok.

Juga ada galeri batik Betawi yang memberi kesempatan bagi mereka yang ingin belajar membatik dan mengetahui proses pembuatan batik, atau hanya berbelanja batik Betawi. Usaha kreatif itulah yang dikunjungi komunitas masyarakat Betawi yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Perkampungan Budaya Betawi (MP-PBB) dan tokoh masyarakat, dalam rangka memperingati HUT ke-3 organisasi itu.

MP-PBB yang berdiri pada tanggal 17 Mei 2011 merupakan lembaga swadaya masyarakat (LSM), yang berupaya meningkatkan kepedulian terhadap PBB Setu Babakan. Silaturahmi dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar perkampungan dan masyarakat Jakarta pada umumnya akan terus dilakukan oleh organisasi yang kini memiliki laman internet www.komunitasbetawi.com.

Usaha kreatif yang dikunjungi memang belum banyak. Namun, sejumlah pelaku usaha yang kebanyakan ibu rumah tangga, menyatakan kegembiraannya  karena produk kuliner mereka makin diminati berkat adanya kawasan wisata budaya PBB Setu Babakan.

Seperti diungkapkan oleh Rosmayanti, produsen tradisional khas Betawi bir pletok bermerek "Ayu Lestari". Rosmayanti yang memulai usahanya sejak 1997, mengatakan dengan dibukanya kawasan PBB Setu Babakan, usahanya bakal terus berlanjut.

"Waktu memulai usaha, kami sempat khawatir, ini (bir pletok) bakal laku gak, ya? Namun, alhamdulillah sejak ada PBB Setu Babakan usaha ini makin menjanjikan," kata Rosmayanti.

Demikian juga Mariana, produsen rumahan kue kembang goyang dan akar kelapa, yang memasok kue bermerek "Mariana" ke pedagang yang menjajakan kue tersebut di kawasan perkampungan itu.  Mariana sengaja tidak mencantumkan nomor telepon dengan maksud khusus. "Nanti 'kalo' dikasih nomor telepon, mereka langsung membeli kepada Ibu dong, terus kami dapat apa?" kata Mariana.

Batik Betawi
Bagi pencinta batik, juga terdapat galeri khusus batik Betawi. Di galeri ini pengunjung bisa mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan batik Betawi, mulai proses pembuatan pola batik tulis, pewarnaan dan penjemuran, serta pembuatan cetakan untuk batik cetak. Pengunjung juga bisa mempelajari cara bagaimana membatik dengan menggunakan canting.

Di sini, pengunjung juga bisa belanja bahan-bahan untuk membantik seperti malam dan kayu-kayuan yang berfungsi untuk pewarnaan alami. Galeri ini memang belum berkembang dengan baik. Pihak pengelola masih mengupayakan untuk menarik minat masyarakat di sekitar kawasan, khususnya orang muda, agar tertarik membatik.

Namun, paling tidak kini masyarakat punya tempat untuk berbelanja batik khas Betawi yang harganya bisa mencapai Rp 250.000 hingga Rp2 juta. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menemukan Kedamaian di Taman Situ Lembang

Menemukan Kedamaian di Taman Situ Lembang

Lifestyle | Selasa, 20 Mei 2014 | 07:00 WIB

Berkunjung ke Museum Layang-layang itu Asyik!

Berkunjung ke Museum Layang-layang itu Asyik!

Lifestyle | Jum'at, 16 Mei 2014 | 18:02 WIB

Sebuah 'Jeda' di Taman Menteng

Sebuah 'Jeda' di Taman Menteng

Lifestyle | Jum'at, 02 Mei 2014 | 15:41 WIB

Serunya Wisata ke Kampung Betawi Setu Babakan

Serunya Wisata ke Kampung Betawi Setu Babakan

Lifestyle | Senin, 31 Maret 2014 | 15:21 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×