Menemukan Semangat Ramadan di Mekah

Esti Utami

Rabu, 02 Juli 2014 | 19:25 WIB
Menemukan Semangat Ramadan di Mekah
Suasana di Mekah (Foto: shutterstock)

Suara.com - Ramadan di Mekah, adalah semangat memberi dan mengingat Allah.  Di 'rumah'  Allah ini, penekanan puasa adalah ibadah dan bukan  makanan atau 'pesta' seperti yang banyak ditemukan di tempat lain, di  planet bumi.

Adalah pemandangan yang biasa, menyaksikan ribuan orang berkumpul di satu tempat berbagi makan  dan minum, untuk membatalkan puasa. Dan seperti telah disebutkan sebelumnya, seseorang tidak bisa lepas dari kemurahan hati semata saat berada di Mekah. Subhanallah!

Menjadi hal biasa di Mekah, menyaksikan seorang pria dengan mobil pick-up penuh makanan (nasi dan ayam) dan membagikan makanan itu kepada setiap orang yang lewat. Di bulan Ramadan, orang berpunya membagi makanan dan pakaian untuk saudaranya yang tidak beruntung. Organisasi aktif membagikan sedekahnya.

Saat Ramadan, Mekah dipadati umat Muslim yang datang dari berbagai belahan dunia untuk menjalankan ibadah umrah. Umrah di bulan Ramadan dipilih, karena diyakini pahalanya tak kalah dengan menjalankan ibadah haji. Jika itu terwujud, itu akan menjadi pengalaman Ramadan yang sangat mengesankan seumur hidup.

Selama Ramadan, alunan bacaan Al-Quran terdengar di segenap sudut kota ini. Mereka yang datang berusaha untuk mengkhatamkan Al-Quran di sini dan di bulan yang suci ini. Itulah semangat sejati Ramadan.

Penduduk Mekah biasanya merasakan ketenangan. Namun saat bulan Ramadan, semuanya justru terbalik. "Lalu lintas menjadi benar-benar padat, dan rutinitas kota ini menjadi terbalik," kata seorang warga Mekah. "Siang menjadi malam dan malam menjadi siang. Orang-orang tidur di akhir dan toko-toko tetap buka sepanjang hari,"

Beberapa penduduk lokal kadang menyewakan rumahnya untuk para pendatang khusus pada bulan ini. Mereka biasanya juga telah menyiapkan pasokan makanan untuk para tamu yang menginap di rumah mereka.

Warga Mekah biasanya memilih untuk berbuka puasa di rumah, namun seringkali mereka juga datang dalam pertemuan-pertemuan besar dengan keluarga dan teman-teman. Sarapan biasanya dimulai dengan beberapa jenis sup, seperti Samboosah tradisional dan Soubia.

Sebuah tradisi yang umum dilakukan warga Mekah saat puasa adalah membawa makanan berbuka ke masjid di dekat rumah mereka. Ini menjadi sebuah fenomena yang ditemui hampir di seantero Saudi, sehingga dijamin tidak akan ada seorang Muslim yang kelaparan selama bulan penuh berkah ini.

Keluarga akan membawa makanan mereka ke Al-Masjid Al-Haram (Masjid Suci) untuk berbuka puasa di sana dan kemudian menawarkan shalat Maghrib bersama-sama.  Di malam hari, selama Taraweh, Masjid Al-Haram akan seterang siang hari. Dan ini berlangsung sebulan penuh seperti halnya saat musim haji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menurun, Minat Ibadah Umrah di Bulan Ramadan

Menurun, Minat Ibadah Umrah di Bulan Ramadan

Lifestyle | Rabu, 02 Juli 2014 | 15:38 WIB

Mengintip Tradisi Puasa di Maroko

Mengintip Tradisi Puasa di Maroko

Lifestyle | Selasa, 01 Juli 2014 | 17:47 WIB

Semaraknya Ramadan di Mesir

Semaraknya Ramadan di Mesir

Lifestyle | Senin, 30 Juni 2014 | 19:04 WIB

Terkini

Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika

Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim

Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram

Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM

Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat

Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil

Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:58 WIB

×