Ingin Makanan Sehat Tanpa Unsur Hewani? Datanglah ke Sini

Esti Utami

Jum'at, 26 September 2014 | 13:18 WIB
Ingin Makanan Sehat Tanpa Unsur Hewani? Datanglah ke Sini
HOpeTOWN Kitchen & Tea Room (suara.com)

Suara.com - Waktu makan siang telah lewat, ketika saya tiba di restoran "HOpeTOWN Kitchen & Tea Room" di kawasan Kuningan Jakarta Selatan pertengahan Agustus lalu. Sebagian meja yang ada tampak kosong. Beberapa pengunjung yang masih tertinggal, tampaknya sudah menyelesaikan makan siang mereka, dan bersiap meninggalkan restoran yang cukup luas ini.

Tak ada yang mencolok dari restoran vegetarian yang menempati lantai dasar Gedung Permata Kuningan ini. Sekumpulan kursi berwarna cokelat terang mengisi sebagian besar ruang yang tersedia. Sebuah dapur besar berhiaskan ornamen logam  menjadi latar belakang interior ini.

Tapi restoran yang berdiri sejak Oktober tahun ini tetap diminati, terutama di kalangan vegetarian. Ya menjadi vegetarian di Jakarta memang tak mudah. Tetapi Hopetown menawarkan apa yang mereka cari, makanan sehat yang sama sekali tak terkontaminasi unsur hewani termasuk terasi dan bawang putih.

Hopetown menawarkan menu vegetarian lacto-ovo, sebagai pengganti daging. Di daftar menunya saya menemukan berbagai masakan yang sudah akrab di Indonesia seperti bakso, sate bihun goreng, nasi kuning. Tak ketinggalan tentunya berbagai masakan khas Indonesia yang berbahan sayuran seperti gado-gado dan karedok.

Sedangkan di daftar makanan Barat tersedia pizza, pasta dan sandwich yang disajikan dengan daging imitasi.

Sementara di jajaran 'tea room' yang disebutkan di nama, diwujudkan dalam tawaran beberapa teh premium, termasuk teh hitam. Selama ini memang teh hitam disebut bagus untuk kesehatan.  Juga tersedia beberapa jenis tappas.

Dalam kesempatan itu saya berkesempatan mencicipi dua makanan signature Hopetown, yakni nasi bakar (mewakili makanan asia) dan pizza vegetarian (mewakili pasta). Sedangkan untuk minumnya, awak Hopetown merekomendasikan 'Lychee ice tea.

Nasi bakar yang pertama hadir, tampak menawan dalam bentuk nasi dibungkus daun pisang yang dibakar. Sebagai pendampingnya ada kering tempe, rendang, kentang. Sayang, hari itu pihak dapur tampaknya kurang teliti menangani masakan ini, sehingga makanan ini tak bisa lagi dikonsumsi.

Sebagai gantinya, akhirnya pihak restoran menawarkan 'nasi campur. Secara umum tampilan tak jauh berbeda, hanya nasinya yang kini diganti dengan nasi merah putih. Dan di antara lauknya saya menemukan sate tahu dan tempe plus rendang jamur yang teksturnya sangat persis dengan daging sapi. Salah seorang kru Hopetown, Sani mengatakan jamur pengganti daging lebih baik daripada menggunakan gluten lain. Karena gluten lebih sulit bagi perut untuk mencerna.

Vegetarian pizza yang muncul belakangan tak kalah menggoda. Pizza itu tipis dengan  topping sayuran, jamur sebagai pengganti daging. Rasanya, hhmmm layak mendapat acungan jempol.

Ide menyediakan pengganti daging, bukan menciptakan hidangan vegetarian yang tidak 'berpura-pura" mengandung daging, dimaksudkan  agar makanan di Hopetown tetap akrab dengan lidah mereka yang non-vegetarian sehingga mereka  tertarik mencobanya.

"Hopetown memang tidak hanya ditujukan untuk mereka yang vegetarian, tetapi untuk semua orang yang ingin hidup sehat," jelas Rudi Kencono, Marketing Hopetown.

Makanan di Hopetown memang tidak bisa dikatakan spektakuler, tapi cukuplah memenuhi  tujuannya sebagai makanan sehat, tak hanya bagi para vegetarian. Sedangkan untuk mereka yang non-vegetarian tak ada salahnya mencoba makanan sehat ini. Apalagi harganya cukup ramah dengan isi kantong. Untuk minuman harganya berkisar antara Rp21-28 ribu sedangkan untuk makanan dibanderol Rp30-85 ribu.

"Kami memang ingin menanamkan paham kepada kaum muda, bahwa makanan sehat itu tak harus mahal. Harganya masih terjangkau," papar Rudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menyepi dari Riuhnya Jakarta di "Hyde"

Menyepi dari Riuhnya Jakarta di "Hyde"

Lifestyle | Jum'at, 19 September 2014 | 09:49 WIB

 Rumah Sakit yang Satu Ini Sangat Beda

Rumah Sakit yang Satu Ini Sangat Beda

Lifestyle | Jum'at, 12 September 2014 | 09:37 WIB

Pilih Sendiri Rasa Es Krim Kesukaan Anda di Sini

Pilih Sendiri Rasa Es Krim Kesukaan Anda di Sini

Lifestyle | Jum'at, 05 September 2014 | 10:21 WIB

Ngopi Sambil Belajar Tentang Kopi di "One Fifteenth"

Ngopi Sambil Belajar Tentang Kopi di "One Fifteenth"

Lifestyle | Rabu, 03 September 2014 | 12:17 WIB

Nongkrong Sambil "Ngopi" di Mall

Nongkrong Sambil "Ngopi" di Mall

Lifestyle | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 12:56 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×