Komunitas Ini Cerdaskan Anak Lewat Buku

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Sabtu, 29 November 2014 | 13:23 WIB
Komunitas Ini Cerdaskan Anak Lewat Buku
Anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa mendapatkan banyak pengetahuan lewat buku-buku yang tersedia di perpustakaan yang didirikan oleh Komunitas Jendela Jakarta. (Foto: Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Di sebuah kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, terdapat sebuah perpustakaan yang didirikan bagi anak dan remaja, khususnya bagi yang kurang beruntung.

Kegiatan membaca dan belajar di perpustakaan tersebut dilakukan setiap akhir pekan. Mereka terlihat semangat dan antusias ketika membaca dan belajar, terlebih ada para pembimbing di perpustakaan tersebut.

Perpustakaan ini didirikan oleh komunitas jendela Jakarta, yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan mental anak, terutama anak-anak yang kurang beruntung di wilayah Manggarai.

Seperti halnya fungsi utama sebuah buku sebagai Jendela dunia, Komunitas Jendela Jakarta hadir dengan tujuan untuk membuka cakrawala anak-anak di Indonesia.

"Kami hadir dalam kehidupan anak-anak dan ingin membentuk kemandirian belajar mereka. Juga sebagai Jendela bagi muda-mudi Indonesia untuk membentuk kemampuan leadership mereka, melalui berbagi pengetahuan dan kasih sayang pada teman-teman kecilnya," cerita Heriyanti saat ditemui suara.com, baru-baru ini.

Berawal dari Yogyakarta
Komunitas Jendela Jakarta merupakan cabang dari Komunitas Jendela di Yogyakarta yang terbentuk pada 12 Maret 2011. Salah satu pendiri komunitas tersebut bernama Taofan Firmanto Wijaya.

Komunitas ini dikelola dan digerakkan oleh para relawan yang berasal dari berbagai latar belakang dan bekerja secara sukarela. Pada awalnya, mereka
merasa miris dengan ketidaksediaan buku-buku bacaan yang baik untuk anak-anak dan remaja.

Padahal buku begitu penting untuk membangun masa depan mereka. Inilah yang membuat sekumpulan anak muda di Yogyakarta mempunyai ide untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya anak-anak dan remaja.

Alhasil, mereka memutuskan untuk fokus pada pendidikan alternatif anak melalui perpustakaan, dengan pilot project-nya di Shelter Gondang 1 Cangkringan Merapi, Yogyakarta.

Dari situlah lantas Komunitas Jendela Jakarta terbentuk dan digagas oleh Prihatiningsih pada September 2012. Meski konsep dan kegiatannya sama, tapi sasaran bagi Komunitas Jendela Jakarta adalah anak-anak dari keluarga pemulung yang tidak mempunyai kesempatan untuk bersekolah.

Pengadaan perpustakaan dan buku adalah cara efektif untuk mendidik anak-anak di Manggarai agar memiliki wawasan tentang dunia melalui membaca.

Program "1 Bulan 1 Buku"

Setiap sabtu dan Minggu, kegiatan rutin selalu dilakukan di perpustakaan Komunitas Jendela di masing-masing kota. Sedangkan di Jakarta, kata Heriyanti, Komunitas ini memiliki satu Program bernama '1 Bulan 1 Buku'.

"Jadi setiap anak di perpus wajib membaca 1 buku di bulan itu dan di akhir bulan dia akan menceritakan isi dari buku tersebut," ujarnya.

Selain program rutin, Komunitas Jendela juga memiliki Program Nasional yaitu 100 persen Perpustakaan Untuk Indonesia dan 356 Books For Indonesia.

Komunitas Jendela Manggarai juga mengembangkan program pembelajaran berbagai pelajaran, seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Seni Musik, Seni Menggambar, dan lain-lain.

"Saat ini untuk 1 kota sendiri sudah ada 100 relawan yang terdaftar berarti untuk di 4 kota (Yogja, Malang, Bandung dan Jakarta) berarti ada sekitar 400 orang," jelasnya.

Menurutt Heriyanti, Komunitas Jendela Jakarta membuka perekrutan setiap saat dan tidak ada batasan umur. "Saat ini, umur anggota yang paling muda sekitar 14 tahun dan yang paling tua sendiri sudah memiliki anak, sekitar 30 tahunan," tambah dia.

Komunitas Jendela Jakarta berharap, dengan adanya kegiatan yang mereka lakukan, anak-anak di seluruh Indonesia mendapatkan akses yang lebih muda untuk mendapatkan bacaan buku yang lebih baik, yang sesuai dengan tagline mereka, "We are not just building a library. We are building a future,".

Selain Yogyakarta dan Jakarta, saat ini Komunitas Jendela juga mendirikan cabang Komunitas Jendela di beberapa kota seperti Bandung, Jember, Malang dan yang terbaru yaitu Lampung dan Semarang.



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fun Yoga Ala Yogamisbar

Fun Yoga Ala Yogamisbar

Lifestyle | Sabtu, 01 November 2014 | 15:40 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×