Jamu Bukan Cuma Konsumsi Orang Tua Lho

Ardi Mandiri

Rabu, 03 Desember 2014 | 02:09 WIB
Jamu Bukan Cuma Konsumsi Orang Tua Lho
beras kencur

Suara.com - Ketua Gabungan Pengusaha (GP) Jamu Charles Saerang mengatakan jamu bukan hanya konsumsi untuk kalangan orang tua, melainkan juga mulai banyak anak muda menggemarinya.

"Banyak yang berpikiran mengonsumsi jamu hanya orang-orang tua. Kenapa masyarakat muda kurang menyukai jamu? Maka, jamu harus terus dikenalkan kepada anak-anak muda," katanya di Semarang, Selasa (2/12/2014).

Hal itu diungkapkannya usai Semiloka Gerakan Nasional Budi Daya Tanaman dan Produk Herbal Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat bertempat di kampus FISIP Universitas Diponegoro Semarang.

Menurut dia, jamu yang merupakan produk unggulan Indonesia sebagai warisan budaya leluhur memang harus terus dijaga kelestariannya, terutama di kalangan generasi muda yang menjadi penerus bangsa.

"Berbagai upaya bisa dilakukan, seperti mendekatkan jamu kepada kalangan perguruan tinggi (PT). Misalnya, di Undip ini. Pak Rektor juga mencanangkan gerakan minum jamu setiap Jumat," katanya.

Dengan mendekatkan jamu kepada kalangan intelektual, kata dia, "image" selama ini bahwa jamu hanya dikonsumsi orang-orang pinggiran tidak berlaku lagi. Jamu juga dikonsumsi kalangan intelektual.

Apalagi, kata dia, ragam jamu makin hari juga makin bertambah, seperti mulai banyaknya produk-produk kreasi dan modifikasi dari jamu, seperti dikemas dalam campuran minuman kopi atau teh.

Kalangan PT, kata dia, bisa diajak untuk melakukan riset terhadap jamu, baik dalam peningkatan kualitas bahan baku, pengemasan, maupun pencitraan, agar jamu makin dikenal luas oleh masyarakat.

"Jamu sudah menjadi bagian kehidupan kita sehari-hari. Sebagai tradisi budaya yang harus dilestarikan, diangkat 'brand position'-nya. Setidaknya ada 3.000 bahan herbal yang berguna untuk jamu," katanya.

Untuk lebih mengangkat citra jamu di kalangan anak-anak muda, kata dia, mahasiswa di kampus-kampus juga perlu diajak untuk berkompetisi dalam melakukan berbagai riset dan penelitian tentang jamu.

"Disiapkan kompetisi tentang jamu, seperti 'branding' dan 'packaging'. Dengan mengajak kalangan mahasiswa berpikir kreatif, jamu akan lebih diminati kalangan anak muda," tukas Charles.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugihartatmo mengatakan bahwa jamu merupakan aset bangsa yang berkontribusi dalam upaya menyehatkan masyarakat.

Persepsi-persepsi positif tentang jamu, kata dia, harus terus ditumbuhkan, terutama di kalangan anak-anak muda agar mereka juga menggemari jamu sehingga kelangsungan jamu akan selalu terjaga.

"Bagus sekali kalau minuman jamu disosialisasikan di kampus, termasuk dalam pertemuan-pertemuan level pemerintah. Bahwa jamu itu bukan hanya dikonsumsi orang-orang tua," pungkasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

The Rise of Jamu Culture, Gerakan Mengajak Generasi Muda Bangga Minum Jamu

The Rise of Jamu Culture, Gerakan Mengajak Generasi Muda Bangga Minum Jamu

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 21:26 WIB

Dari Dapur Tradisi ke Tren Wellness, Jamu Kembali Naik Kelas di Era Kartini Kini

Dari Dapur Tradisi ke Tren Wellness, Jamu Kembali Naik Kelas di Era Kartini Kini

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 18:47 WIB

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 15:19 WIB

Tak Lagi Identik dengan Jamu Gendong, Begini Wajah Baru Jamu Indonesia di Tangan Generasi Muda

Tak Lagi Identik dengan Jamu Gendong, Begini Wajah Baru Jamu Indonesia di Tangan Generasi Muda

Lifestyle | Sabtu, 18 April 2026 | 07:04 WIB

Sekecil Apapun Mimpi, Ia Patut Diperjuangkan: Membaca Novel Nonik Jamu

Sekecil Apapun Mimpi, Ia Patut Diperjuangkan: Membaca Novel Nonik Jamu

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:35 WIB

Bintang Netflix Will Goldfarb Sulap Jamu Jadi Dessert Mewah Ala Eropa

Bintang Netflix Will Goldfarb Sulap Jamu Jadi Dessert Mewah Ala Eropa

Entertainment | Kamis, 05 Maret 2026 | 06:30 WIB

BPOM Dorong Tren Minum Jamu Generasi Muda, Kafe Ini Sajikan dengan Gaya Kekinian

BPOM Dorong Tren Minum Jamu Generasi Muda, Kafe Ini Sajikan dengan Gaya Kekinian

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 13:51 WIB

4 Fakta Film Abadi Nan Jaya, Mulai Asal-usul Jamu Maut Sampai Make Up Zombie Ada Maknanya

4 Fakta Film Abadi Nan Jaya, Mulai Asal-usul Jamu Maut Sampai Make Up Zombie Ada Maknanya

Entertainment | Rabu, 03 Desember 2025 | 10:07 WIB

Mau Ikut Party Jamu? Kenalan Dulu Sama 5 Jenis Jamu dan Manfaatnya

Mau Ikut Party Jamu? Kenalan Dulu Sama 5 Jenis Jamu dan Manfaatnya

Your Say | Kamis, 27 November 2025 | 14:50 WIB

Viral! Anak Muda Berbondong Ikut Tren 'Party Jamu' yang sedang Naik Daun

Viral! Anak Muda Berbondong Ikut Tren 'Party Jamu' yang sedang Naik Daun

Your Say | Rabu, 26 November 2025 | 16:10 WIB

Terkini

Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki

Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki

Sumut | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:44 WIB

Arab Saudi Galang 14 Negara Lindungi Jalur Minyak dari Ancaman Houthi Yaman

Arab Saudi Galang 14 Negara Lindungi Jalur Minyak dari Ancaman Houthi Yaman

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:43 WIB

KPR Subsidi 40 Tahun Bisa Jadi Solusi atau Bumerang? Indef Singgung Krisis AS 2008

KPR Subsidi 40 Tahun Bisa Jadi Solusi atau Bumerang? Indef Singgung Krisis AS 2008

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:43 WIB

3 Parfum Aroma Powdery Lembut ala Bayi yang Tahan Lama dari Brand Lokal

3 Parfum Aroma Powdery Lembut ala Bayi yang Tahan Lama dari Brand Lokal

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:42 WIB

Biar Bibir Halus dan Pink Pakai Lip Balm Apa? Ini 3 Pilihan Bagus Menurut Review Pengguna

Biar Bibir Halus dan Pink Pakai Lip Balm Apa? Ini 3 Pilihan Bagus Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:42 WIB

Wacana Gaji Naik saat OTT Marak, Solusi Palsu Korupsi Kepala Daerah

Wacana Gaji Naik saat OTT Marak, Solusi Palsu Korupsi Kepala Daerah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:42 WIB

Ragnar Oratmangoen Terpantau di Thailand Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste, Bisa Main?

Ragnar Oratmangoen Terpantau di Thailand Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste, Bisa Main?

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:39 WIB

Bedah Robotik Makin Canggih dan Populer, Akankah Gantikan Peran Dokter?

Bedah Robotik Makin Canggih dan Populer, Akankah Gantikan Peran Dokter?

Health | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:39 WIB

BNNP Sumut Bongkar Home Industri Pod Getar di Medan, Bisa Pesan Lewat COD

BNNP Sumut Bongkar Home Industri Pod Getar di Medan, Bisa Pesan Lewat COD

Sumut | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:33 WIB

100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal

100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:22 WIB

×