Ini 5 Fakta Penerbangan di Asia

Esti Utami

Selasa, 06 Januari 2015 | 10:46 WIB
Ini 5 Fakta Penerbangan di Asia
Ilustrasi penerbangan (shutterstock)

Suara.com - Jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 yang mengangkut 162 orang saat terbang dari Indonesia ke Singapura, memunculkan pertanyaan, seberapa aman penerbangan di Asia?  Untuk memberikan gambaran jawabannya, berikut lima hal yang perlu diketahui tentang penerbangan di Asia, di mana melonjaknya permintaan telah menciptakan tantangan keamanan yang mengkhawatirkan.

1. Seiring dengan kondisi perekonomian negara-negara di Asia Tenggara yang terus tumbuh, lebih banyak orang memiliki kemampuan dan keinginan untuk bepergian. mengimbangi tingginya permintaan ini, sejumlah maskapai penerbangan masih berjuang untuk memastikan standar pelatihan dan keselamatan pnerbangan yang mereka tawarkan.

2. Saat ini tercatat ada 1.600 unit pesawat yang beroperasi di Asia Tenggara. Brendan Sobie, seorang analis penerbangan di Sydney menambahkan kawasan ini merupakan satu-satunya wilayah di dunia dengan pesanan pesawat sebanyak pesawat dengan jumlah yang sama dengan yang sudah beroperasi. Ini menjadi indikasi bahwa pertumbuhan cepat akan terus berlanjut.

3. Menurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional, Kawasan Asia-Pasifik menyumbang 31 persen dari lalu lintas penumpang udara global. Dalam dua dekade, angka itu diperkirakan akan melonjak menjadi 42 persen. Asia diperkirakan akan mendapat tambahan 1,8 miliar penumpang per tahun untuk keseluruhan 2,9 miliar penumpang global.

4. Asia tidak memiliki program pelatihan yang cukup untuk menghasilkan semua pilot yang dibutuhkan, kata David Greenberg, mantan eksekutif Delta Air Lines. Dia mengatakan kekurangan pilot secara global telah mendorong  'perburuan' secara besar-besaran. Banyak maskapai penerbangan di Asia dan Timur Tengah dan Asia yang melirik pilot dari AS, Kanada, Australia dan Eropa untuk mengisi kekurangan ini. Proyek Boeing kawasan Asia-Pasifik akan membutuhkan 216.000 pilot baru dalam 20 tahun ke depan, angka paling tinggi dibanding wilayah manapun di dunia.

5. Kenaikan gaji pilot dan teknisi pesawat di Asia Tenggara tak cukup cepat untuk mengimbangi biaya pelatihan, yang memupus keinginan orang untuk mengejar karir penerbangan, kata Lim Chee Meng, kepala eksekutif Mil-Com Aerospace Group, perusahaan pelatihan penerbangan yang berbasis di Singapura. Kelangkaan staf terlatih mengakibatkan ada lebih sedikit pekerja di tengah beban kerja yang terus bertambah. Ini berbuntut pada risiko keamanan. (news.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kursi yang Dibawa Heli Seahawk Diduga Kursi Pramugari

Kursi yang Dibawa Heli Seahawk Diduga Kursi Pramugari

News | Senin, 05 Januari 2015 | 18:42 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×