Array

Waspadai Cidera Seks Berikut Ini (1)

Rabu, 11 Februari 2015 | 15:16 WIB
Waspadai Cidera Seks Berikut Ini (1)
Ilustrasi (shutterstock)

Banyak sudah penelitian mengungkap manfaat seks. Seks disebut sebagai aktifitas yang dapat dinikmati, tapi juga mendongkrak kekebalan tubuh, membakar kalori, menurunkan tekanan darah sistolik, dan juga dianggap sebagai latihan kardio yang efektif.  

Tapi, di samping itu semua Anda juga perlu tahu jika aktivitas ini juga dapat berubah menjadi bencana jika And atak hati-hati melakukannya.
Gineokolog dan andrologis asal Mumbai, menguraikan beberapa bahaya seks, dan cara bagaimana menanganinya.

Yang pertama adalam fraktur penis. Mungkin Anda agak heran dengan cidera yang satu ini. Ya, harus diakui ini memang cukup aneh, mengingat organ satu ini tidak memiliki tulang.

Cidera ini terjadi ketika penis yang sedang ereksi tiba-tiba menjadi bengkok dan lemas. Mungkin ini saatnya bagi lelaki untuk 'mengistirahatkan' senjata mereka.

Anda tidak dapat mengetahui kapan hal ini terjadi, karena Anda akan mendengar derak suara sebelum mengalami sakit luar biasa dan diikuti pembengkakan serta memar biru di daerah tersebut. Cidera ini juga dapat menyebabkan uretra robek, di mana Anda akan melihat pendarahan pada saluran kemih.

Hal ini menyebabkan tunika albuginea membran, inti dari organ daerah penis, yang bertanggung jawab ereksi mengalami luka.  Selama ereksi, darah akan membanjiri penis dan juga air mata, hal ini dapat meresap ke dalam jaringan di sekitarnya. Apakah ada cara untuk mencegahnya?

Ada, yakni berlakulah secerdas mungkin saat bercinta. Karena cidera dapat terjadi sewaktu-waktu jika penis mengenai permukaan yang terlalu keras, termasuk pada perineum, daerah antara anus dan vulva pada perempuan. Ini artinya, Anda tidak perlu mencoba setiap variasi dalam kitab Kamasutra.   

"Jika merasa hal tersebut terlalu aneh, dan Anda tidak yakin dapat melakukannya, biarlah jangan lakukan itu" saran Dr Rupin Shah, konsultan Androlog dan microsurgeon di Rumah Sakit Lilavati & Bhatia.

Pengobatan pertama biasanya berkisar pada kompres dingin untuk obat anti-inflamasi tetapi biasanya, pada akhirnya operasilah yang dibutuhkan.  Jika terlambat diobati,  dapat menjadikan penis Anda bengkok dan lemas secara permanen. Atau paling tidak Anda harus 'puasa' selama dua bulan. (timesofindia.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI