Michael Triangto, Keliling Dunia Berkat Jadi Dokter Olahraga

Ririn Indriani

Senin, 23 Maret 2015 | 16:13 WIB
Michael Triangto, Keliling Dunia Berkat Jadi Dokter Olahraga
dr Michael Triangto, Sp.KO (Foto: Dok. Pribadi)

Suara.com - Menjadi dokter memang cita-cita Michael Triangto sejak kecil. Keinginan kuatnya inilah yang kemudian membawanya kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta hingga menyabet gelar dokter umum pada 1987.

Setelah lulus, ia menjalani wajib kerja sarjana di RS Hative-Otto Kuyk, Ambon, Maluku, hingga 1990. Belum puas dengan gelar dokter umum yang telah dikantonginya, Michael lalu menimba ilmu lagi dengan mengambil spesialisasi kedokteran olahraga. Namun sebelumnya ia mengaku pernah tertarik menjadi dokter spesialis kandungan.

Sayangnya saat menjalani tes, Michael dinyatakan tak lulus. Di situlah lelaki kelahiran Jakarta 28 Oktober 1959 ini, kemudian memilih untuk menjalani tes spesialis kedokteran olahraga di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) dan diterima. Ia pun berhasil menuntaskan studinya itu pada 1987.

“Memang sudah jalan hidup saya sepertinya, tak bisa jauh dari dokter dan dunia olahraga, karena sejak kecil saya memang ingin jadi dokter dan hobi olahraga terutama bulutangkis. Kedua hal inilah yang kini telah menyatu lewat profesi saya,” cerita Michael saat ditemui suara.com di kliniknya, Slim+Health, Sport Therapy di Mal Taman Anggrek, Jakarta, belum lama ini.

dr Michael Triangto, Sp.KO saat menjadi pembicara di acara talkshow mengenai kesehatan tulang.

Jadi Tim Medik Atlet untuk Kejuaraan Lokal Hingga Dunia
Meski dulu banyak yang meragukan pilihannya itu lantaran kedokteran olahraga dianggap tidak memiliki prospek yang cerah, Michael berhasil membuktikan bahwa anggapan tersebut tidak benar. Ia justru bisa keliling dunia dan memiliki banyak pengalaman berharga justru berkat profesinya itu.

Bagaimana tidak, Michael pernah bergabung  dalam tim medik Pengurus Besar (PB) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) untuk Sea Games 1993 dan Kejuaraan Asia di tahun yang sama.

Kemudian, Michael bergabung dalam tim medik pada Pusat Ilmu Olahraga (PIO)-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk Asian Games X11 Hiroshima, Jepang. Tak hanya sampai di situ, ia juga pernah bergabung sebagai anggota tim medik untuk Piala Thomas dan Uber di Jakarta pada 1994, di Hongkong 1996 dan 1998, juga di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2000.

Yang tak kalah membanggakan adalah saat Michael terpilih menjadi anggota tim medik untuk tim bulutangkis Kejuaraan Dunia 1997 dan Sudirman Cup di Glasgow, Inggris, dan di Kopenhagen 1999. Ketika Olimpiade digelar di Sydney, Australia, pada 2000, ia pun masuk dalam anggota tim medik kontingen bulutangkis Indonesia.

“Sudah banyak sekali negara yang saya kunjungi berkat profesi saya sebagai dokter olahraga. Jadi, ini benar-benar sebuah kebahagiaan dan kepuasan tersendiri yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Ada banyak pengalaman berharga yang saya petik dari situ,” ujar sulung dari tiga bersaudara ini bersemangat.

Selama menjadi anggota tim medik untuk para atlet, Michael bekerja sama dengan tim yang terdiri atas fisioterapis dan akupunktur. Tugasnya memantau gizi, kondisi fisik, dan peningkatan performa atlet, serta pencegahan cedera dan penanganannya hingga memastikan kondisi pemain seratus persen fit menjelang kejuaraan.

dr. Michael Triangto, Sp.KO saat menangani pasien yang menderita skoliosis. (Foto: Dok. Pribadi)

Promosikan Terapi Olahraga untuk Kesehatan
Di luar urusan atlet, Michael juga menangani pasien. Bedanya, saat menangani pasien ia lebih menekankan pada langkah promotif dan preventif. Menurutnya, inilah letak menariknya profesi sebagai dokter olahraga.

Bila dokter pada umumnya hanya mengobati orang sakit, tetapi dokter olahraga justru lebih menekankan pada upaya agar orang tidak sakit. Tak heran bila upaya yang dilakukan pada pasiennya berupa program olahraga sesuai kebutuhan dan kemampuan setiap orang yang disebutnya Sport Therapy untuk mengatasi keluhan kesehatannya.

’’Jadi, saya tidak memberi resep obat. Misalnya, orang dengan riwayat keluarga menderita diabetes. Meski dia belum diabetes, tindakan preventif sudah dilakukan dengan pengaturan pola makan dan olahraga yang tepat. Di situlah saya bertugas memilihkan olahraga untuk orang itu,’’ ujar dokter yang juga berpraktik di RS Mitra Kemayoran, Jakarta, sejak 1998 ini.

Selain diabetes, kebanyakan pasien yang datang ke kliniknya adalah mereka yang mengalami obesitas, kolesterol tinggi dan kelainan tulang punggung berupa lengkungan yang disebut skoliosis.

Namun, dalam kondisi tertentu dimana obat memang satu-satunya solusi terbaik, Michael barulah meresepkan obat sebagai penunjang sports therapy seperti untuk pasien obesitas di atas 100 kilogram.

Tidak gampangnya Michael dalam meresepkan obat, karena tubuh manusia sebenarnya memiliki kemampuan untuk menangkal sekaligus mengatasi berbagai gangguan kesehatan pada titik tertentu. Inilah yang menjadi alasannya mengapa ia lebih menekankan pada upaya pencegahan melalui pengaturan pola makan, gaya hidup dan olahraga.

’’Kecenderungan masyarakat saat ini ‘kan makin peduli terhadap kesehatan. Inilah yang membuat mereka melakukan upaya untuk mencegah sakit sehingga tidak perlu minum obat. Salah satunya olahraga secara tepat,’’ terang lelaki yang gemar membaca komik dan buku-buku motivasi ini.

Sesibuk Apapun Keluarga Tetap Prioritas

dr Michael Triangto, Sp.KO saat liburan bersama istri, dr Meidimarjanti Husain, Sp. KFR dan kedua putranya, dr. Kevin Triangto dan Ivan Triangto. (Foto: Dok. Pribadi)
Lantas, di tengah berbagai kesibukannya itu, masih adakah waktu untuk dirinya sendiri maupun keluarga? “Tentu saja ada dong, bahkan memang saya sediakan waktu khusus untuk itu,” ujarnya tersenyum.
 
Karena bagi Michael, sesibuk apapun keluarga tetap di atas segala-galanya. Ia memaparkan dalam seminggu, ada hari-hari tertentu misalnya, setiap Selasa, Sabtu dan Minggu dikhususkan untuk keluarga tercintanya.

“Jadi, Senin masuk kerja, Selasa libur lagi. Biasanya saya ajak istri makan siang dan malam hanya berdua saja. Kalau Sabtu dan Minggu, barulah lengkap bersama kedua anak saya,” jelas suami dr. Meidimarjanti Husain, Sp. KFR ini.

Aktivitas yang sering dilakukan bersama keluarga saat menikmati waktu libur adalah makan bersama, jalan-jalan ke pusat perbelanjaan atau liburan ke luar kota bahkan luar negeri. “Saya paling senang berburu kuliner bersama istri bila anak-anak punya acara masing-masing. Bandung biasanya jadi target untuk berburu makanan enak, selain jaraknya juga nggak terlalu jauh,” terang penyuka steak ini.

Untuk olahraga, Michael mengaku meski kini jarang latihan bulutangkis yang merupakan olahraga favoritnya, ia rutin melakukan treadmill dan angkat beban setidaknya dua sampai tiga kali dalam seminggu.

Itulah sisi lain kehidupan seorang Michael Triangto yang tetap membutuhkan keseimbangan dalam hidupnya agar tetap berjalan selaras dan harmonis.



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:14 WIB

Siapa Mazaki Ahmad? Intip Profil dan Pekerjaan Suami Dea Annisa

Siapa Mazaki Ahmad? Intip Profil dan Pekerjaan Suami Dea Annisa

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Siapa Mathis Molinie yang Dirumorkan Dekat dengan Raisa? Ini Profil dan Pekerjaannya

Siapa Mathis Molinie yang Dirumorkan Dekat dengan Raisa? Ini Profil dan Pekerjaannya

Entertainment | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:26 WIB

Asha Assuncao Umur Berapa? Ini Profil Lawan Main Arya Saloka yang Curi Perhatian

Asha Assuncao Umur Berapa? Ini Profil Lawan Main Arya Saloka yang Curi Perhatian

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Farhan Wali Kota Bandung dari Partai Apa? Ngamuk 10 Pohon Ditebang Tanpa Izin

Farhan Wali Kota Bandung dari Partai Apa? Ngamuk 10 Pohon Ditebang Tanpa Izin

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:39 WIB

Siapa Nabila Gardena? Influencer Hits yang Dikaitkan dengan Alwin Albar Tersangka Korupsi

Siapa Nabila Gardena? Influencer Hits yang Dikaitkan dengan Alwin Albar Tersangka Korupsi

Entertainment | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:37 WIB

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK yang Kini Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK yang Kini Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:20 WIB

Siapa Aripat? Ini Profil dan Pekerjaan Suami Baru Nathalie Holscher

Siapa Aripat? Ini Profil dan Pekerjaan Suami Baru Nathalie Holscher

Entertainment | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:07 WIB

Jejak Karier Chairul Anwar, Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10 M

Jejak Karier Chairul Anwar, Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10 M

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:29 WIB

Gantikan Nanik, Sudaryono Bisa Bereskan BGN dalam Dua Bulan Saja

Gantikan Nanik, Sudaryono Bisa Bereskan BGN dalam Dua Bulan Saja

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:49 WIB

Terkini

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

6 Weton Paling Tahan Energi Negatif Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

Daftar Demo Jakarta Hari Ini dan Titik Kumpul Massa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:55 WIB

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

4 Cara Memancing Air Pompa yang Tidak Mau Keluar Setelah Mati Listrik

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:43 WIB

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris

Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:40 WIB

×