Teknik Batik Sibori Pertama di Indonesia

Siswanto | Suara.com

Kamis, 26 Maret 2015 | 18:33 WIB
Teknik Batik Sibori Pertama di Indonesia
Rini Kartika, desainer muda dan pemilik butik Kembang Tjelup di Yogyakarta dengan teknik batik sibori (suara.com/Wita Ayodhyaputri)

Suara.com - Batik dengan teknik tulis atau cap mungkin sudah biasa dan lazim digunakan di Indonesia, namun jika dibuat dengan teknik sibori rasanya masih terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia.

Pada dasarnya teknik ini diadaptasi dari negara Jepang. Teknik sibori sendiri terdiri dari dua macam, yaitu sibori ikat dan sibori lipat.

Untuk jenis sibori ikat, di Indonesia sudah banyak dijumpai produknya, seperti kain songket, namun untuk sibori lipat masih sangat jarang.

Di Indonesia, salah satu desainer yang pertama mengenalkan dan memproduksi batik dengan teknik sibori adalah Rini Kartika, desainer muda dan pemilik butik Kembang Tjelup di Yogyakarta.

Menurut Rini, awalnya dia mengenal melalui media internet.

Bermodal kecintaan yang besar pada batik serta keinginan yang kuat untuk melestarikan budaya serta tetap ramah lingkungan, Rini mulai merintis usaha.

"Awalnya saya hanya menerima permintaan desain baju namun awal tahun 2014 saya mulai mengembangkan batik dengan teknik sibori," kata Rini saat dijumpai di kediamannya, Kamis (26/3/2015).

Rini mengatakan tertarik dengan metode itu karena bentuknya menarik dan masih sangat jarang dijumpai di Nusantara.

"Kalau kita membatik dengan teknik sibori ini maka hasil yang akan didapat adalah pola - pola geometri, seperti segitiga, segilima, segi empat dan banyak lagi," tambah Rini.

Menurut Rini, pada dasarnya membatik dengan teknik ini memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi, sebab kain harus dilipat dengan cara tertentu, lalu berkali - kali dicelupkan ke pewarna untuk dapat menghasilkan pola tertentu.

Selain itu, waktu pengerjaannya juga jauh lebih lama. Untuk mendapatkan hasil maksimal, sebuah kain membutuhkan waktu tiga minggu hingga satu bulan.

Lamanya waktu pengerjaan ini, selain karena rumit, juga bahan pewarna yang digunakan adalah pewarna alam.

"Prosesnya memang lama, karena kami menggunakan pewarna alami, prinsipnya saya tak ingin menghasilkan produk yang baik tapi merusak alam," tambah Rini.

Biasanya Rini akan mengombinasikan sebuah kain batik dengan teknik tulis sehingga hasil yang didapat lebih indah.

Sementara itu, untuk harga jual, Rini mengaku kain batik karyanya masih sangat terjangkau, yaitu berkisar antara lima ratus ribu rupiah untuk kombinasi batik sibori dan batik tulis, sementara untuk baju harganya antara empat ratus ribu hingga satu juta rupiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

4 Rekomendasi Sunscreen Emina SPF 50 Terbaik untuk Menangkal Sinar UV

4 Rekomendasi Sunscreen Emina SPF 50 Terbaik untuk Menangkal Sinar UV

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 12:34 WIB

Mengenal Ibadah Alam: Cara Jemaat GKJ Baturetno Menghayati Keluhan Bumi

Mengenal Ibadah Alam: Cara Jemaat GKJ Baturetno Menghayati Keluhan Bumi

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 12:30 WIB

Apakah Ada Sunscreen untuk Bibir? Ini Penjelasan dan Rekomendasi Lip Balm SPF Terbaik

Apakah Ada Sunscreen untuk Bibir? Ini Penjelasan dan Rekomendasi Lip Balm SPF Terbaik

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 12:00 WIB

Apakah Retinol Wajah Boleh Dipakai di Bibir? Bukan Pink dan Plumpy, Ini Risiko yang Mengintai

Apakah Retinol Wajah Boleh Dipakai di Bibir? Bukan Pink dan Plumpy, Ini Risiko yang Mengintai

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:50 WIB

Daftar Harga Cushion Glad2Glow Terbaru April 2026 untuk Makeup Glowing

Daftar Harga Cushion Glad2Glow Terbaru April 2026 untuk Makeup Glowing

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:48 WIB

Bansos PKH April 2026 Cair Lebih Cepat? Simak Jadwal Terbaru dari Mensos

Bansos PKH April 2026 Cair Lebih Cepat? Simak Jadwal Terbaru dari Mensos

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:46 WIB

Apakah ASN WFH Dapat Uang Makan? Begini Penjelasan Resminya

Apakah ASN WFH Dapat Uang Makan? Begini Penjelasan Resminya

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:36 WIB

Tinted Sunscreen Wardah vs Facetology Lebih Bagus Mana? Ini yang Cocok Buat Kulit Orang Indonesia

Tinted Sunscreen Wardah vs Facetology Lebih Bagus Mana? Ini yang Cocok Buat Kulit Orang Indonesia

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:29 WIB

Daftar Harga Cushion Wardah Terbaru April 2026 untuk Makeup Flawless

Daftar Harga Cushion Wardah Terbaru April 2026 untuk Makeup Flawless

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:28 WIB

Escape 3 Jam dari Jakarta: Menikmati Sisi Magis Pandeglang Sambil Healing Tipis-tipis

Escape 3 Jam dari Jakarta: Menikmati Sisi Magis Pandeglang Sambil Healing Tipis-tipis

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:11 WIB