Ki Manteb: Dalang Harus Bisa Masuki Hati Rakyat

Angelina Donna | Suara.com

Sabtu, 28 Maret 2015 | 19:33 WIB
Ki Manteb: Dalang Harus Bisa Masuki Hati Rakyat
wayang

Suara.com - Dalang harus bisa memasuki jiwa masyarakat agar berbagai pesan tentang nilai-nilai kehidupan yang diusung melalui pementasan wayang sampai kepada masyarakat.

Hal itu diungkapkan oleh kata dalang kondang dari Kota Surakarta Ki Manteb Sudarsono di Borobudur, Sabtu (28/3/2015).

"Dalang harus bisa masuk ke hati masyarakat. Dia harus bisa 'ngemong rasa' (mengelola perasaan) masyarakat. Dalang netral, dia seniman yang menjadi milik bangsa, bukan milik partai," katanya.

Manteb mengatakan hal itu saat sarasehan pedalangan yang diselenggarakan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Magelang di Gandok Sawitri, kompleks Pondok Tingal Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng, sekitar 500 meter timur Candi Borobudur.

Ia menilai sejumlah dalang saat ini memiliki kemampuan dan keterampilan memainkan lakon wayang yang lebih baik ketimbang para dalang kategori usia tua.

Akan tetapi, lanjutnya, mereka masih harus banyak belajar penjiwaan tentang kehidupan seorang dalang dan beragam karakter serta kisah pewayangan.

"Harus memiliki kemauan untuk terus menerus belajar supaya makin kuat dalam penjiwaan. Belajar apa saja, termasuk belajar tentang situasi negara, tahu politik dan situasi kehidupan aktual bangsa dan negara," katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengemukakan pentingnya dalang untuk tidak terpaku kepada pakem pewayangan, seperti gaya Solo, Yogyakarta, Kedu dan Banyumasan, namun mengembangkan kreativitas dalam pementasan agar menarik perhatian masyarakat.

Jika seorang dalang tidak terpaku pakem pakeliran, katanya, dia bisa laku mendapat tanggapan di berbagai daerah dengan masyarakat yang berlatar belakang beragam.

Namun, ia juga mengharapkan para dalang untuk tidak merasa puas jika laris mendapat tanggapan di berbagai tempat karena dia harus terus menerus belajar mengembangkan kemampuan dan memperkuat penjiwaan terhadap dunia pewayangan.

Ia mengatakan sikap percaya diri sebagai hal penting dimiliki seorang dalang agar tidak merasa canggung oleh penonton yang dari kalangan pejabat.

"Orang 'mayang' (mendalang) seperti mencangkuli tegalan sendiri dan sawah kita sendiri dengan panenan untuk diri sendiri. Percaya diri, tidak ragu-ragu memainkan wayang," katanya pada sarasehan yang diikuti para dalang dari Kabupaten Magelang dan sejumlah daerah lainnya, seperti Kendal dan Banjarnegara.

Wakil Bupati Banjarnegara Hadi Supeno dan budayawan Komunitas Lima Gunung Kabupaten Magelang Sutanto Mendut, juga hadir pada kesempatan itu.

Ketua Pepadi Kabupaten Magelang, Muhyat mengatakan jumlah dalang yang terdata di organisasi itu, sekitar 60 orang. Mereka yang tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Magelang tersebut, terdiri atas kategori dalang muda sekitar 15 orang, dalang dewasa 30 orang dan dalang tua 15 orang.

"Sarasehan ini penting untuk mengembangkan kemampuan dan memperluas wawasan para dalang, karena umumnya mereka menjadi dalang karena turun temurun dan belajar secara autodidak, hanya sedikit yang menjadi dalang karena belajar di pendidikan formal," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manchester United Bakal Punya Pelatih Permanen Sebelum Piala Dunia 2026

Manchester United Bakal Punya Pelatih Permanen Sebelum Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:53 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Membawa Ruh Yogyakarta ke Bandung: Sinergi Budaya dan Bisnis LBC Hotels Group

Membawa Ruh Yogyakarta ke Bandung: Sinergi Budaya dan Bisnis LBC Hotels Group

Your Say | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:26 WIB

Pencapaian Baru, Hira/Jani Tembus Perempat Final Thailand Open 2026

Pencapaian Baru, Hira/Jani Tembus Perempat Final Thailand Open 2026

Sport | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:12 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Persib Bandung Sampaikan Duka atas Wafatnya Ibunda Bojan Hodak

Persib Bandung Sampaikan Duka atas Wafatnya Ibunda Bojan Hodak

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:08 WIB

Dortmund Sindir Arsenal soal Gol Set Piece usai Juara Premier League International Cup

Dortmund Sindir Arsenal soal Gol Set Piece usai Juara Premier League International Cup

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:05 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Parfum Mykonos yang Cocok buat Ngantor: Wangi Tahan Lama, Kesan Profesional

5 Rekomendasi Parfum Mykonos yang Cocok buat Ngantor: Wangi Tahan Lama, Kesan Profesional

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:45 WIB

Bangga, Kostum Bali dan Padang Buatan Desainer Cilik Indonesia Melenggang di Jepang!

Bangga, Kostum Bali dan Padang Buatan Desainer Cilik Indonesia Melenggang di Jepang!

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:15 WIB

Bedak Tabur Apa yang di Bawah Rp50 Ribu? Ini 5 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet

Bedak Tabur Apa yang di Bawah Rp50 Ribu? Ini 5 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:05 WIB

Nadiem Makarim Operasi Apa? Ini Fakta Terkait Kondisi Kesehatannya

Nadiem Makarim Operasi Apa? Ini Fakta Terkait Kondisi Kesehatannya

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:51 WIB

3 Produk Baru Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu

3 Produk Baru Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:25 WIB

7 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan di Rumah, Dipercaya Bikin Rezeki Lancar

7 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan di Rumah, Dipercaya Bikin Rezeki Lancar

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rahasia Liburan Anti-Mainstream: Mengintip Kehidupan Nomaden Mongolia di Tanjung Lesung

Rahasia Liburan Anti-Mainstream: Mengintip Kehidupan Nomaden Mongolia di Tanjung Lesung

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:09 WIB

ASI Warna Kuning Artinya Apa? Berkaca dari Pengalaman Alyssa Daguise dan Steffi Zamora

ASI Warna Kuning Artinya Apa? Berkaca dari Pengalaman Alyssa Daguise dan Steffi Zamora

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:50 WIB

5 Moisturizer Lokal untuk Kulit Sensitif, Tekstur Gel Ringan dan Bikin Adem

5 Moisturizer Lokal untuk Kulit Sensitif, Tekstur Gel Ringan dan Bikin Adem

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:45 WIB

5 Skincare Somethinc untuk Hempas Flek Hitam Usia 45 Tahun agar Wajah Glowing

5 Skincare Somethinc untuk Hempas Flek Hitam Usia 45 Tahun agar Wajah Glowing

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:37 WIB