Mereka Bahu-Membahu Menyelamatkan Penyu

Esti Utami, Dinda Rachmawati

Sabtu, 25 Juli 2015 | 10:26 WIB
Mereka Bahu-Membahu Menyelamatkan Penyu
Komunitas Bali Sea Turtle Society. (Dok. Komunitas BSTS)

Suara.com - Rentang waktu antara April-September menjadi  bulan-bulan yang disebut sebagai bulan musim penyu. Dan, Indonesia dikenal memiliki potensi besar dalam urusan penyu ini. Dari tujuh jenis penyu di dunia, enam jenis penyu dapat ditemukan di perairan Indonesia, salah satunya di perairan Bali.

Tak heran di antara bulan April hingga September ini, di pantai Kuta, Bali, sering terlihat aktivitas sekelompok orang yang melepas ribuan tukik ke habitatnya. Tukik-tukik itu berasal telur-telur yang baru saja menetas.

Warga lokal, wisatawan dalam dan luar negeri pun turut meramaikan aktivitas ini. Mereka, baik anak-anak maupun orang dewasa selalu antusias mengikuti kegiatan ini. Ini dibuktikan, dalam setiap aktivitas melepas tukik, jumlah pendaftar terus bertambah.

Kegiatan ini rutin dilakukan oleh sebuah komunitas bernama Bali Sea Turtle Society (BSTS) yang berbasis di Pulau Dewata. Bali dipilih bukan tanpa alasan.  Menurut I Wayan Wiradnyana, pendiri sekaligus ketua BSTS, Bali adalah salah satu pulau di Indonesia, yang sangat terkenal dengan isu penyu dalam dua dekade ini.

Bali mendapatkan citra buruk dengan tingginya angka perdagangan penyu. Di sisi lain pantai-pantai di Bali juga digunakan untuk penyu-penyu bertelur. Ini mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak, yang berdampak buruk pada citra pariwisata di Bali.

Sorotan negatif pada Bali mendorong didirikannya Bali Sea Turtle Society. (Dok. Komunitas BSTS)

Sorotan tajam tentang perdagangan penyu di Bali ini, menimbulkan berbagai reaksi baik positif maupun negatif. Warga Bali tidak senang disebut sebagai pembantai penyu.

Melihat kondisi ini, BSTS didirikan untuk memfasilitasi reaksi positif yang ditunjukkan oleh masyarakat. BSTS berdiri berkat dukungan yang kuat dari masyarakat Bali untuk mendirikan sebuah organisasi nirlaba yang bekerja khusus untuk perlindungan penyu.

Menurut Wayan, hingga saat ini ada tiga kegiatan utama kami, yakni perlindungan sarang penyu, kegiatan patroli rutin pada bulan musim penyu bertelur dari Maret -September, melindungi penyu yang bertelur, merelokasi telur penyu ke tempat penetasan hingga melepaskan tukik (anak penyu) ke habitatnya.

"Pelepasan tukik tergantung dari ada atau tidaknya sarang yang menetas, jadi waktu pelepasannya bergantung pada alam," jelas Wayan pada suara.com.

Kegiatan ini, lanjut dia dilaksanakan di beberapa titik pantai tempat peneluran penyu, misalnya di pantai Kuta dan Tegal Besar, Klungkung. Selain itu, lanjut dia BSTS juga memiliki program lainnya, yakni edukasi dan kampanye.

"Dalam pendidikan, kami mengunjungi dan dikunjungi siswa SD hingga mahasiswa untuk menyebarkan informasi tentang perlindungan penyu. Di samping itu kami juga ada dari kelompok-kelompok masyarakat dan komunitas, misalnya dari komunitas fans music rock," imbuhnya.

Tak hanya warga Bali, wisatawan asing juga sering terlibat dalam kegiatan BSTS. (Dok. Komunitas BSTS)

Sementara kampanye, informasi disebarkan dengan media, seperti menyebarkan brosur, stiker, booklet dengan menggunakan mascot penyu untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli dengan penyu.

Di samping itu, BSTS tentunya memanfaatkan media sosial yang sangat populer saat ini.Dalam setiap kegiatannya, komunitas yang secara resmi berdiri sejak 2011 ini, bertujuan untuk menjaga kelestarian penyu di di Bali pada khususnya dan tentunya di Indonesia.

Selain itu, lanjut I Wayan, BSTS juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang arti penting perlindungan penyu, dan isu-isu lingkungan secara luas.

"Kami juga memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk terlibat aktif dalam kegiatan lingkungan dan kegiatan yang bersifat sukarela (volunteer)," ujarnya.

Wayan menambahkan, ada beberapa hal yang menggembirakan setelah berbagai usaha dilakukan BSTS. Kini semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda yang mau terlibat.

"Kami juga mulai ada beberapa lokasi baru di mana masyarakat menghubungi kami bahwa mereka menemukan ada penyu yang bertelur di wilayahnya dan telah mulai berbuat melindungi penyu," ungkapnya.

Namun, BSTS tidak membuka sistem keanggotaan. Semua yang dilakukan bersifat sukarelawan. Ada banyak sukarelawan dari bebagai macam latar belakang, yang umumnya adalah anak muda. Biasanya mereka membantu BSTS di waktu luangnya.

Saat ini, praktis hanya sekitar 10 orang yang membantu secara aktif. Meski begitu, dia menekankan, bahwa siapapun bisa bergabung, terutama saat musim penyu tiba. Mereka bisa ikut kegiatan pelepasan tukik yang sangat diminati oleh banyak orang. Pelepasan tukik di pantai Kuta, kata I Wayan tidak dikenakan biaya dan lebih memprioritaskan anak-anak.

Walau berbasis di Bali, BSTS tetap membuka peluang bekerjasama dengan mereka dari luar Bali yang ingin membantu penyelamatan penyu,

"Tidak mesti datang ke Bali, bisa membantu dengan menyebarkan informasi tentang penyu ke komunitas atau kelompok masyarakat. Kami akan kirimkan materialnya, atau jika mungkin kami akan kunjungi. Namun jika memang ingin membantu kami di lapangan atau bagi mahasiswa yang PKL atau pratikum silakan hubungi kami pada email [email protected]," tutup Wayan.

Aksi pelepasan tukik penyu oleh Komunitas Bali Sea Turttle Society. (Dok. Komunitas BSTS)







Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blusukan Pasar Minggu Bareng TRIPTIS, Melihat Wajah Asli Jakarta yang Sering Terlupakan

Blusukan Pasar Minggu Bareng TRIPTIS, Melihat Wajah Asli Jakarta yang Sering Terlupakan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 12:22 WIB

Mengenal TRIPTIS: Ruang 'Haha-Hihi' Buat Dewasa Muda yang Mulai Kehilangan Teman Nongkrong

Mengenal TRIPTIS: Ruang 'Haha-Hihi' Buat Dewasa Muda yang Mulai Kehilangan Teman Nongkrong

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 17:06 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Jelajah Keindahan Danau Toba Lewat Bentang Cerita Repsol Ride Story

Jelajah Keindahan Danau Toba Lewat Bentang Cerita Repsol Ride Story

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 12:25 WIB

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:35 WIB

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:35 WIB

Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women

Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:48 WIB

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:52 WIB

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Kenapa Honda Vario 160 CVT Gredek di RPM Rendah? Ini Solusi Ampuhnya

Kenapa Honda Vario 160 CVT Gredek di RPM Rendah? Ini Solusi Ampuhnya

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 13:35 WIB

Bangladesh Tak Mau Jadi Lumbung Gol, Thomas Dooley Kirim Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia

Bangladesh Tak Mau Jadi Lumbung Gol, Thomas Dooley Kirim Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 13:34 WIB

Bansos Tak Lagi Barang, Pemerintah Siapkan Uang Tunai Langsung ke Warga

Bansos Tak Lagi Barang, Pemerintah Siapkan Uang Tunai Langsung ke Warga

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 13:34 WIB

Mengupas Kekuatan Ombudsman Law: Senjata Ampuh Bongkar Fasilitas Mewah Lapas Cibinong!

Mengupas Kekuatan Ombudsman Law: Senjata Ampuh Bongkar Fasilitas Mewah Lapas Cibinong!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:34 WIB

Oknum Polisi Kuansing Disebut Terlibat Kasus Penipuan hingga Rp500 Juta

Oknum Polisi Kuansing Disebut Terlibat Kasus Penipuan hingga Rp500 Juta

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 13:33 WIB

Dedi Mulyadi Berpotensi Maju Pilpres 2029 Tinggalkan Prabowo

Dedi Mulyadi Berpotensi Maju Pilpres 2029 Tinggalkan Prabowo

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:31 WIB

Jadi Rahasia Sehat Syahrini, Apa Itu Habbatussauda? Ini Manfaat dan Cara Konsumsinya

Jadi Rahasia Sehat Syahrini, Apa Itu Habbatussauda? Ini Manfaat dan Cara Konsumsinya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:31 WIB

Jelang Lawan Timnas Indonesia, Pemain Bangladesh: Cuaca Jakarta Panas tapi Orangnya Ramah

Jelang Lawan Timnas Indonesia, Pemain Bangladesh: Cuaca Jakarta Panas tapi Orangnya Ramah

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 13:30 WIB

DPR dan Kemenimipas Sepakat Robohkan Fasilitas 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong

DPR dan Kemenimipas Sepakat Robohkan Fasilitas 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:30 WIB

Revisi UU LLAJ Dimulai, Komisi V DPR Soroti Masalah ODOL hingga Nasib Ojol

Revisi UU LLAJ Dimulai, Komisi V DPR Soroti Masalah ODOL hingga Nasib Ojol

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:30 WIB

×