Kisah Perempuan yang Menikah dengan Lelaki Pecandu Seks

Esti Utami

Sabtu, 25 Juli 2015 | 13:32 WIB
Kisah Perempuan yang Menikah dengan Lelaki Pecandu Seks
Ilustrasi. (shutterstock)

Suara.com - Pernah berpikir seperti apa rasanya menikah dengan seseorang yang kecanduan pada seks? Itulah yang dialami Sophie Jaffe yang menikah dengan Adi. Tapi Sophie berhasil mempertahankan hubungannya dan bersedia membagi kisahnya pada The New York Post.  

Sophie bertemu dengan Adi, saat masih berada di bangku kuliah. Di awal perkenalannya, Adi mengaku pernah kecanduan obat-obat perangsang dan harus menghuni hotel prodeo karena itu. Namun, saat itu Sophie tak menduga Adi juga kecanduan seks. Hingga kemudian, dua tahun setelah menjalin hubungan, Adi ketahuan selingkuh. Dan, ini kemudian terus terulang hingga keduanya menikah. Sophie sering menemukan pesan-pesan tak senonoh di telepon Adi.

"Untuk mengatasi situais ini, kami butuh bantuan serius dari pihak terlatih. Saya merasa terjebak, dan mulai meminta bantuan terapis," terang Sophie.

Sophie menambahkan saat mengetahui Adi kecanduan seks, ia sulit mempercayai Adi. Ia sering memeriksa telepon Adi meski sadar ini bukan kebiasaan yang baik. Adi menyadari kondisinya tapi ia tak bisa menghentikan kebiasaan buruknya. Tapi ia juga tak mau kehilangan Sophie. Ia pun mulai mendatangi pertemuan Sex Addicts Anonymous lima hari seminggu. Dengan didampingi Sophie, ia juga mulai menemui terapis.

Prahara datang saat Sophie mengandung anak pertamanya. Mendekati hari Valentine, ia menemukan rahasia Adi. Adi memiliki akun di Ashley Madison, sebuah situs untuk orang menikah yang ingin berselingkuh. Ia menggunakan nama dan email akun rahasia untuk bertukar surat seksi dan foto telanjang dengan orang lain.

"Dia lega ketika saya menemukan itu karena semua rahasianya akhirnya terungkap. Tapi aku bertanya bagaimana mengatasi hal ini? Bagaimana saya bisa mempercayainya saat itu terus semakin parah?" terang Sophie.

Adi pun memutuskan untuk pergi ke sebuah program rehabilitasi rawat jalan untuk kecanduan seks.
Dia menjalani program rawat jalan untuk beberapa jam tiga sampai empat hari seminggu dan masih menemui terapis pribadi. Mereka juga menemui kelompok pendukung yang ternyata sangat membantu mengatasi masalah ini.

Setiap Minggu malam, mereka juga bertemu dengan pasangan lain yang juga menghadapi masalah kecanduan seks. Mereka bertukar cerita dan pengalaman.

"Itu sangat sehat, lingkungan yang penuh kasih  untuk kami berdua. Ada semua pasangan ini dengan hubungan yang luar biasa, dan aku sadar bahwa aku tidak sendirian," tambah Sophie.

Sophie mengisahkan tahun pertama pernikahan menjadi ujian terberat bagi mereka. Ia mengandung anak pertama dan jarang berhubungan seks. Ketika pertama kali mengetahui sextingnya, ujarnya, saya melihat itu sebagai Adi mengalami masalah. Dan ia butuh untuk memperbaiki sendiri. Saya tidak berpikir itu sebagai masalah saya.

"Tapi setelah Anda menikah, masalah pasangan juga masalah Anda. Begitu saya mulai melihat kecanduan Adi sebagai masalah saya, saat itulah segala sesuatu berubah," tegasnya.

Mereka sepakat agar Adi tidak menemui perempuan lain dan tidak bertemu dengan siapa pun kecuali Sophie. Kami, ujarnya, mencoba berbagai cara seperti yoga, kesadaran, terapi pasangan, dan terapi bicara. Menurut Sophie, semua itu sangat  membantunya memahami masalah yang sebenarnya.

"Pada intinya, kecanduan seksnya adalah pelarian dari keintiman," tegasnya.

Pemahaman ini membantunya mengatasi masalah. Ia mulai membangun kehangatan dengan Adi.

Pada awalnya, sebagian besar keluarga Sophie menjadikan Adi sebagai orang jahat dan memintanya meninggalkan Adi. Tapi Sophie bergeming. Dengan berbagai upaya, akhirnya dia bisa mengatasi situasi ini.  Ia tidak menginginkan hal lain, kecuali ayah dari anak-anaknya yang telah membuat kesalahan harus berubah menjadi lebih baik.

Kami sudah menikah selama hampir enam tahun, dan banyak orang bertanya mengapa saya tidak meninggalkannya. Saya melihat kemauan untuk berubah dari Adi. Butuh dua tahun upaya keras dan melelahkan, tapi kami keluar ke sisi lain," pungkasnya. (news.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Cara Perempuan Ungkap Sejarah Kelam kepada Calon Suami

Ini Cara Perempuan Ungkap Sejarah Kelam kepada Calon Suami

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2015 | 15:00 WIB

Ini Dia Rahasia Bercinta yang Hebat

Ini Dia Rahasia Bercinta yang Hebat

Lifestyle | Sabtu, 02 Mei 2015 | 07:06 WIB

Hotel Ini Sediakan Paket Liburan untuk Pasangan Bercerai

Hotel Ini Sediakan Paket Liburan untuk Pasangan Bercerai

Lifestyle | Kamis, 30 April 2015 | 06:55 WIB

10 Alasan Untuk Tidak Mencoba "Threesome"

10 Alasan Untuk Tidak Mencoba "Threesome"

Lifestyle | Jum'at, 22 Agustus 2014 | 17:30 WIB

Bill Clinton Kecanduan Seks, Ini Pembelaan Sang Istri

Bill Clinton Kecanduan Seks, Ini Pembelaan Sang Istri

News | Kamis, 24 Juli 2014 | 16:18 WIB

Setelah si Kecil Lahir

Setelah si Kecil Lahir

Lifestyle | Selasa, 01 April 2014 | 19:00 WIB

Terkini

Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an

Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma

Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Video | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:51 WIB

×