Studi: Remaja Sekarang Makin Menunda Seks

Esti Utami

Rabu, 05 Agustus 2015 | 14:42 WIB
Studi: Remaja Sekarang Makin Menunda Seks
Ilustrasi kampanye menolak seks bebas. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah laporan baru oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), yang dirilis pekan lalu mengungkap hal yang cukup mengejutkan. Rilis itu menyebut dari survei Pertumbuhan Keluarga Nasional (NSFG) terungkap bahwa frekuensi berhubungan seks pada remaja menurun dalam 25 tahun terakhir.

Anak laki-laki dan anak perempuan berusia 15 sampai 19 di AS kini tak lagi tidak terburu-buru untuk melakukan hubungan seks. Survei itu menemukan, di usia 19 sekitar dua pertiga dari remaja AS telah melakukan hubungan seks.

Tapi, meskipun 44 persen dari anak perempuan dan 47 persen anak laki-laki telah melakukan hubungan seks antara 2011-2013, persentasenya menurun pada periode antara 1988-2013. Ini dinilai menandai tonggak dalam angka seks di kalangan remaja negeri Paman Sam.

Untuk anak perempuan persentase yang pernah melakukan hubungan seks menurun dari 51 persen pada tahun 1988 menjadi 44 persen antara 2011-2013. Kisah yang sama juga terjadi pada anak laki-laki, di mana persentase yang pernah melakukan hubungan seks menurun dari 60 persen pada tahun 1988 menjadi 47 persen antara 2011-2013. Atau turun hampir 22 persen.

Dr Gladys Martinez, salah seorang peneliti mengatakan, salah satu tujuan dari survei ini adalah untuk mempelajari faktor-faktor yang  menjelaskan angka kelahiran AS.

"Kita ingin mengetahui faktor-faktor yang membantu menjelaskan tingkat kelahiran pada remaja. Singkatnya, kami melihat aktivitas seksual dan penggunaan kontrasepsi remaja untuk lebih memahami risiko kehamilan pada remaja," katanya.

Sementara Guttmacher Institute, organisasi non-profit yang berusaha untuk memajukan kesehatan seksual dan reproduksi di seluruh dunia melalui penelitian, analisis kebijakan, dan pendidikan publik menyebut ini adalah berita lama.  

Dr Laura Lindberg Duberstein, dari Guttmacher  mengatakan bahwa penelitian ini mengungkapkan sejak lama diketahui remaja sedikit mengurangi aktivitas seksualnya di akhir 1980-an dan awal 1990-an. Menurutnya pada tahun 80-an remaja mengurangi aktivitas seksnya sebagai bentuk respon terhadap epidemi AIDS.

"Nilai-nilai sosial tentang bagaimana kita berbicara tentang seks, dan remaja informasi yang dibutuhkan untuk menjadi aman dan sehat, berubah," katanya.

Tapi apakah ini hanya satu-satunya pemicu remaja mengerem aktivitas seksualnya? Tidak adakah katalis lain?

Salah satu teori, dibuat oleh Dr Brooke Bokor, Specialis di Sistem Kesehatan Nasional Anak. Dia menunjukkan bahwa internet telah berperan besar dalam hal ini.

"Mereka sedang mencari bimbingan dari orang tua, wali, dokter dan juga internet. Mereka bisa dan akan membuat keputusan positif untuk kesehatan mereka sendiri, baik seksual dan fisik mereka. Kita harus siap untuk mengobati pemuda dan orang dewasa muda sebagai konsumen berpendidikan," ujarnya.

Saran Bokor tampak sangat masuk akal. Bahwa ketika remaja diberikan akses seluas-luasnya pada informasi kesehatan seksual dan promosi positif kontrasepsi, mereka cenderung menunda seks sampai mereka merasa siap untuk itu.

Forum online dinilai menawarkan 'perlindungan' saat dikaitkan dengan saran seksual. Simak laporan Guttmacher Institute pada 2014 yang  menyatakan bahwa pendidikan seks di sekolah, hanya diamanatkan di 21 negara bagian.
Ketika remaja tidak mendapatkan nasihat tentang seks dan kontrasepsi di sekolah, mereka mencoba  mendapatkan itu dari sumber lain. Dan, sumber lain itu bisa jaid adalah internet.

"Saat berusia 19 tahun, sebagian besar remaja di AS telah melakukan hubungan seks. Program dan kebijakan harus mengakui bahwa seksualitas adalah bagian normal dari perkembangan seorang remaja. Penekanan pada hasil yang sehat (mengurangi IMS dan kehamilan) dan hubungan yang sehat akan membantu meningkatkan kesejahteraan remaja," kata Dr Martinez.  (the telegraph.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi 11 Bayi Sleman: Bukti Masih Gagalnya Pendidikan Seks di Indonesia?

Tragedi 11 Bayi Sleman: Bukti Masih Gagalnya Pendidikan Seks di Indonesia?

Your Say | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:25 WIB

Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya

Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 11:45 WIB

Stop Kekerasan Seksual pada Anak, Pahamkan Pendidikan Seksual sejak Dini

Stop Kekerasan Seksual pada Anak, Pahamkan Pendidikan Seksual sejak Dini

Your Say | Kamis, 17 Oktober 2024 | 09:28 WIB

Remaja Jadi Pelaku Kejahatan Seksual, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Remaja Jadi Pelaku Kejahatan Seksual, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Your Say | Jum'at, 13 September 2024 | 10:13 WIB

Lawan Pelecehan, Mengapa Anak-Anak Menjadi Pelaku Kekerasan Seksual?

Lawan Pelecehan, Mengapa Anak-Anak Menjadi Pelaku Kekerasan Seksual?

Your Say | Selasa, 10 September 2024 | 08:58 WIB

Kontroversi Penyediaan Alat Kontrasepsi di Sekolah: Dilema Moral atau Solusi Nyata?

Kontroversi Penyediaan Alat Kontrasepsi di Sekolah: Dilema Moral atau Solusi Nyata?

Your Say | Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:43 WIB

Quraish Shihab: Jadikan Anak Sahabat, Rilis Buku Urgensi Pendidikan Seks

Quraish Shihab: Jadikan Anak Sahabat, Rilis Buku Urgensi Pendidikan Seks

Your Say | Senin, 31 Juli 2023 | 11:55 WIB

Viral Gadis SMP Masukkan Minyak Telon ke Miss V, Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua saat Anak Ketahuan Masturbasi?

Viral Gadis SMP Masukkan Minyak Telon ke Miss V, Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua saat Anak Ketahuan Masturbasi?

Lifestyle | Minggu, 30 Juli 2023 | 18:05 WIB

3 Alasan Pentingnya Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini, Yuk Simak

3 Alasan Pentingnya Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini, Yuk Simak

Your Say | Rabu, 07 Juni 2023 | 11:42 WIB

Dokter Boyke Ungkap Pentingnya Pendidikan Seks, 1,5 Tahun Tak Hamil Ternyata Masukinnya Lewat Udel

Dokter Boyke Ungkap Pentingnya Pendidikan Seks, 1,5 Tahun Tak Hamil Ternyata Masukinnya Lewat Udel

Lifestyle | Jum'at, 03 Maret 2023 | 15:05 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×