Anak Lakukan Kekerasan, Ini Pemicunya

Ririn Indriani

Rabu, 02 September 2015 | 15:35 WIB
Anak Lakukan Kekerasan, Ini Pemicunya
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kriminolog Universitas Padjadjaran Yesmil Anwar mengungkapkan ada tiga hal yang menyebabkan anak melakukan kekerasan yakni sikap hedonis, anomi, dan imitasi.

"Pendidikan di rumah yang mengajarkan anak bersikap hedonis yakni segala sesuatunya berorientasi ke benda di antaranya ponsel menjadi salah satu alasan si anak melakukan kekerasan," jelasnya di Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/9/2015).

Menurut Yesmil, kekerasan yang dilakukan anak-anak akhir-akhir ini harus dicermati oleh semua pihak, setidaknya ada tiga penyebab anak berlaku kasar yakni anomi, hedonis dan imitasi.

Anomi yaitu kerancuan di mana harapan dan kenyatan terjadi kesenjangan. Kenyataan kondisi ekonomi orangtuanya serba kekurangan sementara harapan anak soal keinginannya harus sama dengan orang lain supaya tidak dilecehkan.

Ia memaparkan anak mudah melakukan tindak kekerasan salah satunya pembunuhan seperti yang dilakukan terhadap seorang siswa di Bandung.

Bila orang dewasa yang melakukan kekerasan dapat diketahui motifnya seperti dikarenakan uang, kekuasaan atau hubungan sosial seperti cemburu.

"Sementara untuk menelaah anak dengan menggunakan cara orang dewasa tersebut tentu tidak relevan," imbuh Yesmil.

Menurut dia, anak-anak biasa berkelompok yakni ingin sama dengan yang lain. Contohnya dengan android yang dimiliki korban memberikan ruang pada pelaku untuk memikirkan bagaimana cara mendapatkan dari korban.

Penyebab lainnya yakni imitasi, menirukan apa yang dilihat dan dicontohkan di lingkungannya sehingga pelaku dapat melakukan pembunuhan tersebut.

Yesmil mengatakan mulainya dari pengaruh lingkungan, bagaimana bisa si pelaku melakukan pembunuhan tersebut bila tidak melihat di lingkungan sebelumnya. Salah satunya dari media televisi.

"Dalam kasus ini peran lembaga formal tak bisa dilepaskan sayangnya lembaga pendidikan kita berorientasi pada kognisi, mengisi otak dengan ilmu pengetahuan yang membuat mereka bersaing agar bersekolah di sekolah negeri tapi tidak bersaing dalam moralitas baik," katanya.

Selain itu, undang-undang bagi anak sudah memadai tapi sedikit jumlah penegak hukum sangat minim terutama di pelosok pedesaan dan kampung. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Manfaatnya Ajak Bayi Bercanda

Ini Manfaatnya Ajak Bayi Bercanda

Health | Selasa, 04 Agustus 2015 | 15:27 WIB

Bahayanya Bila Anak Sering Dibentak Orang Tua

Bahayanya Bila Anak Sering Dibentak Orang Tua

Health | Sabtu, 06 Juni 2015 | 07:19 WIB

Begini Cara Tepat Tunjukkan Cinta Pada Anak

Begini Cara Tepat Tunjukkan Cinta Pada Anak

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2015 | 08:01 WIB

Nilai Bagus Tak Jamin Kesuksesan Anak

Nilai Bagus Tak Jamin Kesuksesan Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2015 | 14:22 WIB

Terkini

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:29 WIB

BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik

BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:15 WIB

4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda

4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

×