Ini Manfaatnya Ajak Bayi Bercanda

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 04 Agustus 2015 | 15:27 WIB
Ini Manfaatnya Ajak Bayi Bercanda
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Orangtua mana sih yang tidak mendambakan anak yang cerdas? Tentu semua orangtua menjawab, ingin! Nah ternyata ada kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan orangtua untuk membuat anak tumbuh menjadi seseorang yang cerdas, yakni dengan mengajaknya bercanda.

Hal ini terungkap melalui sebuah penelitian yang dilakukan tim dari University of Sheffield di Inggris. Temuan menunjukkan bahwa membuat anak tertawa sejak usianya mencapai 16 bulan dapat berpengaruh pada peningkatan fungsi kognitif bayi.

"Studi ini menunjukkan betapa pentingnya bermain untuk perkembangan anak-anak. Orang tua yang bermain dan bercanda dengan anak-anak, serta memasukan unsur kognitif yang sederhana adalah cara membuat kecerdasan anak meningkat," kata salah satu peneliti Elena Hoicka dari University of Sheffield di Inggris.

Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar orangtua memahami cara bercanda yang baik dan dapat membuat anaknya belajar dari permainan yang diperankan ayah atau ibunya.

"Mungkin agak terlihat gila ketika orangtua meletakan mainan ayam di atas kepalanya untuk membuat anaknya tertawa, namun dibalik itu semua, anak akan mudah mengenal informasi yang belum ia tahu", kata Hoicka.

Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti melakukan dua penelitian. Pertama, menganalisis cara orangtua yang mengajak bayi berumur 16 sampai 20 bulan bercanda melalui sebuah permainan.

Dalam studi kedua, orangtua yang memiliki bayi berusia 20 sampai 24 bulan diminta untuk bercanda dan berpura-pura secara lisan dengan balita mereka.

Hasil penelitian menunjukkan teknik komunikasi antara orangtua dan bayi dapat membuat bayi semakin cepat memahami sesuatu yang diajarkan.

"Mungkin kita akan mengetahui manfaatnya satu atau dua tahun ke depan. Jangan berhenti mengajak anak berbicara dan membuatnya tertawa," imbuhnya

Para peneliti juga menjelaskan bahwa orangtua dapat memberikan isyarat tersirat pada setiap candaan yang dilakukan untuk membuat anak dapat membedakan sesuatu yang sebenarnya dan hanya candaan saja.

Intinya, jangan sampai berhenti mengajak anak bermain dan bercanda. Hati senang, anak pun semakin terasah kecerdasan. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Manfaatnya Bila Ayah Memandikan Bayi

Ini Manfaatnya Bila Ayah Memandikan Bayi

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2015 | 06:45 WIB

Studi: Anak Berdaya Ingat Tajam Pandai Berbohong

Studi: Anak Berdaya Ingat Tajam Pandai Berbohong

Health | Rabu, 24 Juni 2015 | 15:13 WIB

Bahayanya Bila Anak Sering Dibentak Orang Tua

Bahayanya Bila Anak Sering Dibentak Orang Tua

Health | Sabtu, 06 Juni 2015 | 07:19 WIB

Begini Cara Tepat Tunjukkan Cinta Pada Anak

Begini Cara Tepat Tunjukkan Cinta Pada Anak

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2015 | 08:01 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB